Wali Kota Medan: Jadikan Imlek Momentum Perkuat Persaudaraan Antaretnis

Minggu, 9 Februari 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Bobby Nasution ((ketiga kanan)  didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Kahiyang Ayu (kedua kanan) berfoto bersama sejumlah warga etnis Tionghoa  di sela perayaan Imlek 2025 yang digelar Pemko Medan, di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan, Sabtu (8/2).  Foto: Prokopim Medan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution ((ketiga kanan) didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Kahiyang Ayu (kedua kanan) berfoto bersama sejumlah warga etnis Tionghoa di sela perayaan Imlek 2025 yang digelar Pemko Medan, di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan, Sabtu (8/2). Foto: Prokopim Medan.

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengajak segenap elemen masyarakat di ibu kota Provinsi Sumatera  Utara itu untuk menjadikan perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili sebagai momentum memperkuat toleransi dan persaudaraan antaretnis dan umat beragama.

“Merawat nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan toleransi merupakan salah satu kunci terwujudnya masyarakat Kota Medan yang harmonis,” kata Bobby saat menghadiri puncak perayaan Imlek Tahun 2025 yang digelar Pemko Medan di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan, Sabtu (8/2) malam.

Dalam acara yang berlangsung semarak tersebut,  Bobby atas nama Pemko Medan  mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili kepada seluruh warga etnis Tionghoa maupun umat Konghucu di Indonesia yang berkumpul merayakan Imlek.

“Selamat Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili bagi masyarakat Tionghoa dan umat Konghucu. Mari kita sambut Tahun Ular Kayu dengan penuh semangat untuk tumbuh dan berkembang dan semoga semua harapan di tahun baru ini bisa tercapai,”  tuturnya.

BACA JUGA:  Prof Syahrin Harahap “Tamat”

Wali Kota mengemukakan,  perayaan Imlek yang digelar Pemko Medan tersebut telah membuktikan bahwa perayaan ini bukan hanya sekadar perhelatan biasa, melainkan dapat menjadi momentum untuk memperat tali persaudaraan di tengah keberagaman.

Oleh karena itu,  Bobby berharap perayaan Tahun Baru Imlek dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi semua.

Sebagai informasi, perayaan Tahun Baru Imlek merupakan salah satu tradisi yang telah lama dijalankan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia dan banyak negara Asia lainnya.

Tidak hanya sebagai momen untuk merayakan pergantian tahun menurut kalender lunar, Imlek juga sarat dengan nilai-nilai budaya yang mendalam, yang memiliki potensi besar untuk memperkuat keharmonisan sosial dan menjaga stabilitas bangsa.

Dalam konteks Indonesia, yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan golongan (SARA), perayaan Imlek dapat memainkan peran penting dalam mencegah disintegrasi sosial dan meningkatkan toleransi antar-kelompok masyarakat.

Imlek merupakan salah satu tradisi tertua di dunia, yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Di Indonesia, perayaan Imlek tidak hanya dimiliki oleh warga keturunan Tionghoa, tetapi juga mulai melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan agama, terutama setelah kebijakan reformasi yang memungkinkan kebebasan beragama dan berbudaya.

BACA JUGA:  Pemkot Medan Buat Tanggul Darurat di Bantaran Sungai Deli

Sejak diperbolehkan kembali dirayakan pada tahun 2000, setelah sebelumnya dilarang selama Orde Baru, Imlek menjadi salah satu perayaan penting yang merayakan kebhinekaan Indonesia.

Selain menjadi simbol pergantian tahun, Imlek mengandung makna tentang keberuntungan, kebersamaan, dan pembaharuan hidup, yang sering disertai dengan ritual-ritual keluarga dan kegiatan sosial, seperti pemberian angpao, makan bersama, dan mengunjungi kerabat serta teman-teman.

Salah satu nilai utama yang dapat diambil dari perayaan Imlek adalah toleransi sosial. Imlek merupakan perayaan yang tidak hanya melibatkan komunitas Tionghoa, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan agama. D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Berita Terbaru