Jakarta Selatan-Mediadelegasi: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Besar Masyarakat (Gabema) Tapanuli Tengah – Sibolga memenuhi undangan Yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI) untuk berbuka puasa Ramadhan 1446 H/ 2025 M bersama Keluarga Besar Yayasan MATAULI, Jumat (21 Maret 2025), Jl Purnawarman No 18 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Lokasi tersebut kediaman Akbar Tandjung, Ketua Pembina MATAULI, juga Ketua Dewan Pertimbangan DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga.
Hadir Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang mantan anggota DPR, Ketua Yayasan MATAULI Fitri Krisnawati Tandjung, isteri Akbar, Krisnina Maharani; Pengawas Yayasan MATAULI, Pengurus Yayasan MATAULI, Ikatan Alumni SMA Negeri Plus MATAULI (IKAMA), dan Partner Yayasan MATAULI.
Juga hadir Adin Bondar [Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas)], Herry Yogaswara [Kepala Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)], Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN Ratih Damayanti, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Barus (STAIB) Prof Dr Muhammad Yunan Yusuf Tanjung MA, Wakil Ketua I (bidang akademis) STAIB Prof Dr Rusmin Tumanggor, dan mantan Ketua Umum DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga Masriadi Pasaribu.
Dalam kesempatan berbuka puasa, kami mengajak Masinton dalam diskusi upaya pemajuan Tapanuli Tengah dan Sibolga melalui tindak lanjut penetapan Barus sebagai gerbang peradaban Islam di Nusantara. Kami menyepakati langkah-langkah dukungan kegiatan/program kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kami bersepakat untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi demi Tapanuli Tengah dan Sibolga yang berkemajuan.
Isu-isu diskusi ialah memperkuat Barus dalam narasi komoditas, pelabuhan, dan perdagangan maritim sekaligus mengukuhkan Barus di Samudera Hindia sebagai sumber sejarah awal maritime trade abad ke-7 dalam kegiatan ekonomi tertua sejarah Nusantara.
Penguatan dan pengukuhan Barus melalui beberapa kegiatan/program seperti Barus Destinasi Prioritas Pariwisata Religi, pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata, optimalisasi sektor perikanan dan kelautan, pertanian, dan pariwisata, khususnya wisata bahari, optimalisasi Bandar Udara dr Ferdinand Lumban Tobing, Pelabuhan Sibolga, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga.
Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M melalui Sekretaris Ikhwan M Situmeang dan Bendahara Masnur Pohan menginformasikan kepada Masinton ihwal penyelenggaraan halal bi halal di selasar Gedung Nusantara V Kompleks MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta Pusat, tanggal 26 April 2025.
Dalam halal bi halal, diagendakan pengukuhan pengurus DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga, serta mangupa upa dan mangulosi Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Tengah dan Walikota/Wakil Walikota Sibolga terpilih.
Djandji Akbar Zahiruddin Tandjung, nama lengkap Akbar, adalah maestro dan mentor para aktivis yang diakui kepiawaiannya memimpin organisasi hingga berkontribusi dalam dunia politik, khususnya menjelang dan pascareformasi.
Akbar mempunyai rekam jejak yang lengkap sejak mahasiswa, menteri, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ketua DPR, hingga kini berusia 79 tahun, menjadikannya sebagai sosok yang disegani dan dihormati siapa pun, baik politisi, akademisi, cendekiawan, maupun pemuda.
Sekilas Yayasan MATAULI. Tanggal 1 Februari 1991, tokoh-tokoh masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga di DKI Jakarta dan sekitarnya mendirikan Yayasan MATAULI untuk turut serta berperan dalam meningkatkan mutu insani melalui pendidikan.
Tahun 1994, Yayasan MATAULI mendirikan SMAN 1 Matauli, sekolah yang terbukti menghasilkan insani bermutu dan berdaya saing.
Mengingat potensi perikanan dan kelautan di Tapanuli Tengah dan Sibolga membutuhkan pengelolaan yang baik, tahun 2018 Yayasan MATAULI mendirikan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan MATAULI (STPK MATAULI).
Berikutnya, tahun 2024, Yayasan MATAULI mencanangkan pembangunan kampus STAIB di Barus.
Baca artikel menarik lainnya dar mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.







