Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan segera menambah besaran total bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.
Hal ini dilakukan setelah adanya keluhan dari atlet Sumut peraih medali PON Papua yang tidak mengalami kenaikan bonus dari PON sebelumnya, bahkan bonus yang mereka terima masih dipotong pajak penghasilan (PPh).
“Jadi kita tambah bonus untuk keseluruhan atlet sebesar Rp10 miliar,” kata Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution pada acara pemberian bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi pada PON dan Papernas 2024, di kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (25/3).
Dihadapan seratusan atlet yang hadir dalam acara itu, Bobby memastikan, uang bonus para atlet dan pelatih paling lama cair sebelum Lebaran 2025.
Tidak hanya itu, Gubernur juga menegaskan bahwa Pemprov Sumut juga akan menanggung seluruh pajak bonus para atlet baik itu atlet perorangan maupun beregu.
Lebih lanjut Bobby Nasution menyampaikan permintaan maaf jika pemberian bonus tidak sesuai dengan yang telah dijanjikan di awal.
“Saya sampaikan permohonan maaf karena belum bisa memenuhi secara keseluruhan (janji bonus yang diterima). Awalnya besaran bonus yang dijanjikan bonus melebihi bonus PON Papua di atas Rp 300 juta. Untuk itu, saya menyampaikan permohonan maaf,” ucapnya.
Meski total bonus yang diberikan belum bisa memenuhi secara keseluruhan, pihaknya berharap bisa mengobati kekecewaan para para atlet yang telah mengharumkan nama Sumut di kancah pesta olah raga multi event empat tahunan tersebut.
Bobby juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan membahas kebijakan pembagian bonus dari gubernur-gubernur sebelumnya.
“Kami pemerintah Pemprov Sumut, saya tidak berbicara gubernur sebelumnya, Kami pemerintah Pemprov Sumut, dan saat ini saya Gubernur Sumut akan bertanggung jawab atas semua keputusan di Pemprov, ” ucapnya. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






