Gamki Sumut Gelar Dialog Publik “Generasi Muda di Bawah Ancaman”

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Sumut Porman Mahulae (kiri) menyampaikan paparan seputar dampak negatif judi online di depan peserta dialog publik bertajuk “Generasi Muda di Bawah Ancaman”, di aula gedung perpustakaan Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa (27/5). Foto: Diskominfo Sumut

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Sumut Porman Mahulae (kiri) menyampaikan paparan seputar dampak negatif judi online di depan peserta dialog publik bertajuk “Generasi Muda di Bawah Ancaman”, di aula gedung perpustakaan Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa (27/5). Foto: Diskominfo Sumut

Deli Serdang-Mediadelegasi: DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar dialog publik bertajuk “Generasi Muda di Bawah Ancaman”, di kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), Selasa (27/5).

 

Acara dialog diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan aktivis organisasi kepemudaan dan menghadirkan pembicara, antara lain Ketua Komite II DPD RI Badikenita Putri Sitepu dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo)Sumut Porman Mahulae, Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol Doni Satria Sembiring, dan Ketua DPP AMPI David Luther Lubis.

.

Para tokoh yang tampil sebagai narasumber dalam forum dialog tersebut pada umumnya menekankan bahwa literasi digital tidak hanya soal memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami risiko yang menyertainya.

Menurut Plt Kadis Kominfo Sumut Porman Mahulae, pemahaman masyarakat termasuk generasi muda tentang literasi digital perlu terus ditingkatkan, karena menjadi kunci penting mencegah dampak negatif dari judi daring atau judi online.

“Kaum muda perlu memperkaya literasi digitalnya, agar dapat memilah informasi, menghindari jebakan aplikasi ilegal, dan tidak terjerumus dalam aktivitas destruktif yang mengancam masa depan mereka,” kata Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Sumut Porman Mahulae.

BACA JUGA:  Penghentian SPPG Jawa Picu Evaluasi Program Gizi

 

Pemahaman tentang literasi digital, lanjutnya, perlu diperluas agar masyarakat tidak hanya memahami aspek teknis teknologi, tetapi juga konsekuensi hukum, sosial, dan ekonomi dari aktivitas digital, termasuk perjudian daring.

 

Dengan memperkuat literasi digital, kata Porman, masyarakat akan lebih bisa memahami dampak negatif dan kerugian yang ditimbulkan akibat memainkan judi daring, salah satunya terjerat kasus hukum.

 

“Pentingnya memiliki kemampuan literasi digital yang baik justru dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan produktif,” paparnya.

Oleh karena itu, Porman menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi kepemudaan dalam membangun ketahanan digital generasi muda.

“Kami mendorong kampus dan komunitas pemuda untuk proaktif menjadi agen literasi digital. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi tentang menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

 

Ditambahkannya, perang melawan judi online bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:  Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak

 

Sementara itu, Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Putri Sitepu, mengajak para pemuda untuk saling peduli dan membangun solidaritas antar-sesama.

 

“Pemuda harus menyiapkan diri, tidak hanya dengan ilmu dan keterampilan, tetapi juga dengan empati dan kepedulian. Karena dengan cara itulah, kita bisa menyongsong masa depan yang lebih baik dan kuat bersama,” ujar Badikenita.

Sebelumnya, Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai berbagai bentuk ancaman yang mengganggu masa depan mereka.

 

“Kami ingin generasi muda memahami bahwa judi online, narkoba, dan cyber sex adalah ancaman nyata. Kami juga ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak pihak yang siap membantu dan memberi solusi,” ujar Swangro. D|Red

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU
Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah
Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 14:50 WIB

Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah

Jumat, 25 September 2026 - 10:32 WIB

Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Berita Terbaru