Polres Samosir Terima Audiensi Tokoh Pemerhati Lingkungan: Komitmen Bersama Tangani Karhutla dan Penebangan Hutan Liar

Selasa, 3 Juni 2025 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Samosir–Mediadelegasi: Polres Samosir menerima audiensi dari sejumlah tokoh pemerhati lingkungan Kabupaten Samosir pada Senin (2/6/2025) pukul 14.10 WIB di Aula Vidcon Mako Polres Samosir. Kapolres AKBP Rina Frillya, S.I.K diwakili oleh Kasat Intelkam IPTU Donal Sitanggang, S.H., M.H, didampingi oleh PLT Kasi Humas Brigpol Gunawan Situmorang.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wilmar Simanjorang (PJ. Bupati Samosir 2004–2005), Efendy Naibaho (jurnalis dan mantan anggota DPRD Sumut dua periode), Koordinator Aliansi Rakyat Peduli Danau Toba sekaligus Ketua Yayasan Pusuk Buhit, Naris Sitanggang (Ketua Adat Sitolu Hae Horbo), dan Ambrosius Simbolon (wartawan media online Tribrata.tv).

Dalam audiensi itu, Efendy Naibaho menyampaikan aspirasi terkait maraknya pembakaran lahan dan aktivitas penebangan liar di kawasan perbukitan Samosir. Ia menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku perusakan lingkungan dan mendorong Polres Samosir untuk menertibkan truk pengangkut kayu ilegal.

“Kami siap mendukung Polres dalam penanganan karhutla dan bahkan bersedia membentuk tim ulubalang, namun kami menghadapi keterbatasan dana. Kami berharap ada koordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Samosir terkait penyediaan anggaran bencana,” ujarnya.

BACA JUGA:  KPU & Bawaslu Samosir Bekukan Petugasnya

Senada dengan itu, Ketua Adat Sitolu Hae Horbo, Naris Sitanggang, menekankan pentingnya menjaga lingkungan demi kelangsungan sektor pariwisata.

“Musim kemarau sangat rawan karhutla, yang bisa menurunkan minat wisatawan. Kami sangat mendukung langkah Polres dalam menjaga kelestarian alam Samosir,” katanya.

Sementara itu, Wilmar Simanjorang secara simbolis menyerahkan buku karyanya berjudul Penyelamatan Kawasan Danau Toba kepada Kapolres Samosir melalui perwakilan. Dalam keterangannya, ia menyampaikan perlunya pengawasan langsung dari pemerintah daerah, serta edukasi bagi masyarakat yang mengelola kawasan perhutanan sosial.

“Perhatian pemerintah pusat sangat besar, tetapi fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pelanggaran, termasuk aktivitas penebangan hutan liar. Kami juga mendukung langkah Ephorus HKBP demi menjaga keseimbangan ekosistem Danau Toba,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Intelkam IPTU Donal Sitanggang menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres dan Wakapolres berhalangan hadir. Ia juga menegaskan bahwa pihak Polres akan menindaklanjuti masukan yang disampaikan para tokoh, termasuk berkoordinasi dengan KPH XIII Doloksanggul dan melakukan survei lapangan.

BACA JUGA:  Camat Sianjur Mula-mula Gelar Rapat Koordinasi Bulanan

“Terkait karhutla, personel Polres bersama stakeholder sudah melakukan pemantauan dan pemadaman. Namun, medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan utama. Kami mengapresiasi masukan dan buku yang diberikan, dan akan menyampaikannya kepada pimpinan,” ujarnya.

Audiensi berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dalam suasana aman dan kondusif. PLT Kasi Humas Brigpol Gunawan Situmorang menyimpulkan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk nyata dukungan para tokoh lingkungan terhadap penegakan hukum dan pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Samosir.

“Para tokoh menyampaikan aspirasi untuk mewujudkan zero penebangan hutan dan mendukung Polres dalam penanganan karhutla dan pelaku perusakan lingkungan,” pungkasnya. D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice
Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak
Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan
86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi
Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Vandiko Gultom Sambut Kajari Baru Samosir, Tekankan Kolaborasi dan Restorative Justice

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih Serentak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Paskibraka Samosir Dapat Apresiasi dan Uang Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:58 WIB

86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan Dapat Remisi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Berita Terbaru