Taksi Terbang Buatan Indonesia Siap Mengudara Tahun 2028

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan taksi terbang produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama mitra industri lokal. Foto:   ist

Penampakan taksi terbang produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama mitra industri lokal. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi:  Taksi terbang buatan  PT Dirgantara Indonesia, Vela Alpha dan Intercrus Sola akan diproduksi untuk komersial dan siap mengudara  tahun 2028 setelah dinyatakan lulus uji coba tahu  2026.

Kendaraan udara masa depan ini merupakan hasil pengembangan konsorsium teknologi dalam negeri, menggandeng para insinyur muda dari berbagai perguruan tinggi dan startup teknologi nasional.

Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal, menyebutkan bahwa Vela Alpha hadir sebagai solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami di sini ada kerja sama dari teman-teman dari industri, ekosistem yang ada di Indonesia juga,” ujarnya di sela pameran Indo Defense 2025, seperti dirangkum Mediadelegasi Medan dari berbagai sumber,  Minggu (15/6).

BACA JUGA:  Kementerian PKP Dorong Pembangunan Rumah Vertikal untuk Atasi Kawasan Kumuh

Vela Alpha dikembangkan bersama PT Vela Prima Nusantara. Taksi terbang ini mampu membawa satu pilot dan hingga enam penumpang, dengan muatan maksimum 550 kg.

Taksi udara ini memiliki dua mode operasional: eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing) untuk jarak hingga 100 km, dan HVTOL (hybrid VTOL) yang mampu menempuh hingga 500 km.

Dengan kecepatan maksimal 250 km/jam, Vela Alpha dirancang untuk berbagai keperluan seperti taksi udara, pengiriman kargo, evakuasi medis, shuttle bandara, hingga misi bantuan bencana.

Harganya diperkirakan berkisar antara 1,5 hingga 2 juta dolar AS, dan kendaraan ini ditargetkan lolos sertifikasi dari FAA dan DGCA, agar siap beroperasi secara aman dan andal.

BACA JUGA:  Baby Gold Banyak Dicari Jelang Lebaran

Sementara, taksi udara Intercrus Sola adalah hasil kerja sama dengan PT Intercrus Aero Indonesia.

Taksi terbang ini lebih ringkas, dirancang khusus untuk mobilitas udara di area perkotaan.

Mampu mengangkut satu pilot dan tiga penumpang (total empat orang), kendaraan ini bisa menempuh jarak 100 km, dengan kecepatan jelajah 150 km/jam dan ketinggian maksimal 3.000 meter.

Keunggulan utamanya adalah kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa butuh landasan pacu, menjadikannya cocok untuk digunakan di lokasi terbatas seperti kapal, daerah terpencil, atau area bencana.D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Bongkar Isu Internal: Ada yang Fitnah Saya Nggak Bisa Bahasa Inggris
IHSG Ambruk 6,61% ke Level 7.129, Asing Borong Jual Rp 2 Triliun dalam Seminggu
MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi
Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS, Optimisme Penyelesaian Shutdown di AS Jadi Pemicu
Menkeu Purbaya Akan Investigasi Mendalam Implementasi KUR, Ancam Sanksi Berat Bank yang Persulit UMKM
Kementerian PKP Dorong Pembangunan Rumah Vertikal untuk Atasi Kawasan Kumuh
Volkswagen ID.3 GTX FIRE+ICE Diproduksi Terbatas
Prabowo dan Pemimpin Dunia Hadiri Parade Militer China, Perkuat Hubungan Internasional

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:19 WIB

Menkeu Purbaya Bongkar Isu Internal: Ada yang Fitnah Saya Nggak Bisa Bahasa Inggris

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

IHSG Ambruk 6,61% ke Level 7.129, Asing Borong Jual Rp 2 Triliun dalam Seminggu

Senin, 22 Desember 2025 - 12:20 WIB

MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi

Rabu, 12 November 2025 - 11:57 WIB

Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS, Optimisme Penyelesaian Shutdown di AS Jadi Pemicu

Rabu, 5 November 2025 - 16:24 WIB

Menkeu Purbaya Akan Investigasi Mendalam Implementasi KUR, Ancam Sanksi Berat Bank yang Persulit UMKM

Berita Terbaru

Foto bersama usai Penandatanganan MoU KPAD Labuhanbatu Utara dan Ponpes Arkanuddin, Rabu (7/5/2026). Tampak jajaran KPAD, pimpinan pesantren, serta para asatidz berfoto bersama, menandai dimulainya sinergi perlindungan anak demi lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak. Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

KPAD Labura Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Bersama Ponpes Arkanuddin Pulo Dogom

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB