Laga Penentu Babak Gugur: Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korea Selatan mengincar poin atas Afrika Selatan demi lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Foto: Ist.

Korea Selatan mengincar poin atas Afrika Selatan demi lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pertandingan terakhir Grup A Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Afrika Selatan dan Korea Selatan dalam duel yang sangat krusial. Laga penentu nasib kedua tim ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko, pada Kamis (25/6/2026) pukul 08.00 WIB, dengan satu tujuan utama: mengamankan tiket ke babak gugur.

Bagi Afrika Selatan, keikutsertaan kali ini menjadi momen istimewa sekaligus ujian berat. Tim yang dijuluki Bafana Bafana ini kembali tampil di ajang tertinggi sepak bola dunia setelah absen selama 16 tahun, sejak terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada tahun 2010 silam.

Sementara itu, Korea Selatan datang dengan catatan pengalaman yang jauh lebih kaya. Tim berjuluk Taegeuk Warriors ini mencatatkan rekor mengagumkan sebagai peserta Piala Dunia untuk kesebelas kali secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang membuktikan konsistensi mereka sebagai kekuatan utama di kawasan Asia.

Perjalanan kedua tim di babak penyisihan sejauh ini menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Afrika Selatan memulai langkahnya dengan kurang meyakinkan setelah menelan kekalahan 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka yang digelar di Mexico City tanggal 11 Juni lalu.

Namun, Bafana Bafana berhasil bangkit dan meraih satu poin berharga saat berhadapan dengan Republik Ceko. Dalam pertandingan itu, gelandang andalan Teboho Mokoena menjadi penyelamat dengan mencetak gol lewat titik putih, sekaligus menjadi gol internasionalnya yang ke-10 sepanjang karier.

BACA JUGA:  Jadwal Indonesia vs Arab Saudi: Saksikan Kualifikasi Piala Dunia 2026

Meskipun sudah mengumpulkan poin, performa keseluruhan Afrika Selatan belum cukup memuaskan. Dalam enam pertandingan terakhir di kancah internasional, mereka belum pernah merasakan kemenangan, dengan catatan tiga kali seri dan tiga kali kalah. Kemenangan terakhir mereka tercatat pada akhir Desember lalu saat mengalahkan Zimbabwe di ajang Piala Afrika.

Rekam jejak di ajang Piala Dunia juga belum mendukung. Dari tiga keikutsertaan sebelumnya, Afrika Selatan selalu gagal melaju dan tersingkir di babak grup. Oleh karena itu, kemenangan dalam laga melawan Korea Selatan ini menjadi syarat mutlak jika ingin melangkah ke babak 32 besar.

Sebaliknya, Korea Selatan datang dengan modal yang lebih baik. Mereka memulai kampanye dengan kemenangan meyakinkan 2-1 atas Republik Ceko di Stadion Guadalajara pada 12 Juni, yang membuat posisi mereka cukup aman di awal perjalanan.

Namun, peluang finis di posisi teratas grup terhalang oleh kekalahan tipis dari Meksiko. Dalam laga tersebut, kesalahan yang dilakukan oleh kiper mereka dimanfaatkan maksimal oleh Luis Romo yang mencetak gol kelimanya untuk memastikan kemenangan tim lawan. Akibatnya, Korea Selatan hanya bisa menempati posisi tengah klasemen sementara.

BACA JUGA:  PSMS Tunjuk Kas Hartadi sebagai Pelatih Baru

Meski demikian, jalan menuju babak gugur masih terbuka lebar. Kemenangan atas Afrika Selatan dalam laga penutup ini sudah cukup untuk mengunci posisi kedua dan memastikan kelanjutan langkah mereka di turnamen ini.

Di balik konsistensi keikutsertaannya, Korea Selatan masih menghadapi tekanan dari pendukungnya. Sejak mencetak sejarah melaju ke semifinal Piala Dunia 2002 di bawah asuhan Guus Hiddink, mereka belum pernah melampaui babak 16 besar dalam lima kesempatan terakhir. Selain itu, pelatih Hong Myung-Bo kerap dikritik karena dianggap kurang matang dalam menyusun strategi dan taktik.

Situasi ini membuat laga melawan Afrika Selatan menjadi ajang pembuktian bagi pelatih dan timnya. Sementara bagi lawan, pertandingan ini adalah kesempatan emas untuk mengukir sejarah baru dan mematahkan kutukan tersingkir di babak grup. Seluruh mata penggemar sepak bola dunia pun tertuju pada Monterrey untuk menyaksikan siapa yang akan melangkah lebih jauh. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Mesir Pimpin Klasemen Grup G Piala Dunia 2026 Mengalahkan Selandia Baru dengan Skor 3-1
Mahasiswi Fasilkom TI USU Leica Al Humaira Lubis Sabet Gelar Juara Karate Asian Championship 2026
Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya Saat Buka Open Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan
Federasi Sepakbola Aljazair Gugat FIFA, Protes Messi Tak Dihukum Kartu Merah
Dramatis! Turki Dipastikan Tersingkir Tak Mampu Mengalahkan 10 Pemain Paraguay
Kejuaraan Olahraga Dam Batu Gawean Pengprov SORTI Sumut Ajang Mencari Atlet Untuk Tampil di Forprov KORMI Sumut dan Nasional
Turnamen Dam Batu Piala Ketua KORMI Diwarnai Pengesahan Pengprov SORTI Sumut
Kejuaraan Chess Cup Isori Medan 2026 Diikuti 32 Peserta Khusus Kalangan Guru dan Alumni Olahraga “Bersilaturahmi yang Utama”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:49 WIB

Laga Penentu Babak Gugur: Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 15:02 WIB

Timnas Mesir Pimpin Klasemen Grup G Piala Dunia 2026 Mengalahkan Selandia Baru dengan Skor 3-1

Senin, 22 Juni 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswi Fasilkom TI USU Leica Al Humaira Lubis Sabet Gelar Juara Karate Asian Championship 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:24 WIB

Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya Saat Buka Open Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WIB

Federasi Sepakbola Aljazair Gugat FIFA, Protes Messi Tak Dihukum Kartu Merah

Berita Terbaru