Universitas Brawijaya Kirimkan Dua Dokter ke Gaza dalam Misi Kemanusiaan

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Widodo Rektor Universitas Brawijaya (UB) (lima dari kanan) bersama dua dokter yang akan diberangkatkan ke Gaza, Palestina (enam dan tujuh dari kanan) serta sivitas akademika UB usai konferensi pers di kampus UBU di Malang, Jumat (4/7/2025) Foto: Universitas Brawijaya

Prof Widodo Rektor Universitas Brawijaya (UB) (lima dari kanan) bersama dua dokter yang akan diberangkatkan ke Gaza, Palestina (enam dan tujuh dari kanan) serta sivitas akademika UB usai konferensi pers di kampus UBU di Malang, Jumat (4/7/2025) Foto: Universitas Brawijaya

Malang-Mediadelegasi: Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, mengirimkan dua dokter dari Fakultas Kedokteran (FK) untuk menjalankan misi kemanusiaan di Gaza, Palestina.

Pengiriman ini merupakan kolaborasi antara UB, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), dan Rahmah World Wide, berlangsung selama dua minggu di Rumah Sakit An-Nasr dan Rumah Sakit Eropa. Kedua dokter tersebut adalah Dr. dr. Ristiawan Muji Laksono dan Dr. dr. Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat.

Rektor UB, Prof. Widodo, menyatakan bahwa pengiriman ini mencerminkan komitmen UB untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan demi kemanusiaan. Ia berharap kedua dokter dapat membawa harapan dan kesembuhan bagi masyarakat Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA:  Lahan Medan Club Akan Diserahkan Bobby ke Bank Sumut

Ristiawan, salah satu dokter relawan, menjelaskan motivasinya untuk bergabung dalam misi ini didasari oleh rasa terpanggil untuk membantu di tengah situasi konflik.

BSMI menyatakan bahwa ini merupakan pengiriman tim dokter ke-38 ke Gaza, dan kerja sama dengan UB menandai dukungan universitas pertama dalam misi ini.

BSMI juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rahmah Foundation untuk mendukung misi-misi medis serupa di masa depan.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah proses pemeriksaan peralatan medis oleh Israel Defense Forces (IDF). Para dokter relawan juga telah dipersiapkan untuk menghadapi potensi kekurangan makanan selama berada di Gaza.

UB Palestine Solidarity, inisiator program ini, telah berhasil mengumpulkan donasi hampir mencapai Rp 1 miliar untuk mendukung misi ini.

BACA JUGA:  Diskopindag Malang Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Dana tersebut digunakan untuk membeli peralatan medis seperti USG, jarum anestesi, dan bone graft, sebagian disumbangkan kepada BSMI. Wakil Rektor II UB Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Prof. Dr. Muchamad Ali Safa’at,

menyampaikan harapan agar kontribusi ini dapat meringankan penderitaan masyarakat Gaza dan menekankan komitmen UB terhadap pengabdian masyarakat. Pemberangkatan tim dokter direncanakan pada pekan depan.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskopindag Malang Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor
Lahan Medan Club Akan Diserahkan Bobby ke Bank Sumut
Forum Wartawan Pemprov Sumut Gelar Musyawarah dan Pemilihan Ketua

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:31 WIB

Diskopindag Malang Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Senin, 17 November 2025 - 09:24 WIB

Lahan Medan Club Akan Diserahkan Bobby ke Bank Sumut

Rabu, 3 September 2025 - 18:38 WIB

Forum Wartawan Pemprov Sumut Gelar Musyawarah dan Pemilihan Ketua

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:49 WIB

Universitas Brawijaya Kirimkan Dua Dokter ke Gaza dalam Misi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengusulkan agar warga yang kehilangan KTP elektronik (e-KTP) dikenakan sanksi denda ketika hendak mencetak ulang.

Jakarta

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 24 Apr 2026 - 09:54 WIB