Gempa Bumi M6,0 Guncang Pantai Utara Sorong, Papua Barat Daya

Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa Bumi M6,0 Guncang Pantai Utara Sorong, Papua Barat Daya. (Foto : Ist.)

Gempa Bumi M6,0 Guncang Pantai Utara Sorong, Papua Barat Daya. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Gempa bumi dengan kekuatan M6,0 mengguncang wilayah Pantai Utara Sorong, Papua Barat Daya, pada Sabtu (26/7/2025) pukul 12.31 WIB. Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kekuatan gempa diperbarui menjadi magnitudo 5,8.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,39° LS dan 131,60° BT, atau sekitar 64 kilometer timur laut Kota Sorong. Kedalaman gempa tercatat hanya 14 kilometer, menjadikan gempa ini sebagai jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Sorong.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Getaran gempa dirasakan cukup kuat di wilayah Sorong dengan intensitas III-IV MMI, membuat banyak orang di dalam rumah merasakan getaran tersebut dengan jelas.

BACA JUGA:  Segera Bentuk Punguan Sitanggang Indonesia

Di daerah lain, seperti Raja Ampat, intensitas gempa mencapai III MMI, sedangkan di Ransiki, intensitasnya sebesar II MMI. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

BMKG mencatat dua kali gempa susulan pascagempa utama. Warga diminta untuk tidak panik dan menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh.

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Daryono. BMKG terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Informasi gempa bumi real-time terbaru dapat diakses melalui situs web BMKG.

BACA JUGA:  Oppung pius Datubabara OFM Cap. Bercerita menemani Paus dalam bus ke tuntungan medan.

Gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat akan potensi bencana alam di wilayah Indonesia.

Dengan tidak adanya laporan kerusakan dan potensi tsunami yang rendah, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan normal sambil tetap waspada dan siap siaga menghadapi potensi gempa susulan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru