Samosir-Mediadelegasi: Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, mengatakan, Festival Tao Toba Joujou ikut berperan membantu dalam promosi potensi yang ada di Danau Toba Khususnya di Kabupaten Samosir.
“Even ini sangat membantu pariwisata di Danau Toba. Tiga kali berturut diadakan di Samosir, ini menandakan iklim kewirausahaan , iklim pariwisata sudah semakin baik di Kabupaten Samosir,” ujarnya, di Pangururan, Minggu (27/7).
Vandiko mengatakan hal itu berkaitan dengan penyelenggaraan Festival Tao Toba Joujou yang digelar Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, di Waterfront City, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, 25-27 Juli 2025.
Even tahunan yang sudah lima kali digelar Bank Indonesia (BI) ini digelar dalam upaya mendukung promosi dan pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
Festival ini mengusung tema tema ‘Mengintegrasikan Pariwisata, Warisan Budaya, dan Komoditas Unggulan Danau Toba untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’.
Festival Tao Toba Joujou menghadirkan pameran UMKM yang diikuti 75 stan UMKM wastra, kriya dan makanan.
Ada juga festival kuliner Batak Halal, pertunjukan budaya dan musik, parade Agro Samosir, festival kopi Tanah Para Raja di Labersa, business matching pembiayaan dan penjualan serta aneka talkshow dan kompetisi.
Bupati juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang terus memberikan dukungan dalam pengembangan dan promosi pariwisata.
Dengan Jaringan yang dimiliki BI, Vandiko meminta untuk membantu promosi pariwisata Samosir sampai ketingkat internasional.
“Besar harapan kami Tao Toba Jou Jou ini tetap ada, minimal side even ada di Samosir. Even yang sangat bagus membantu perekonomian masyarakat, kami harap ini bisa berlanjut di Samosir,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris Deputi bidang kreatifitas budaya dan Desain Kementerian Ekraf Amir Hamzah berharap festival Tao Toba Joujou sebagai even tahunan BI yang berkolaborasi dengan Pemkab Samosir menjadi momentum pengembangan pariwisata Samosir dan pengembangan ekonomi kreatif.
Saat ini, kata Amir Hamzah, ekonomi kreatif menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, sebut dia, tiga subsektor yaitu kuliner, fesyen dan kriya menjadi tiga sektor unggulan yang menyumbang hingga 75 persen dari total Produk Domestik Bruto.
“Kami berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan, sekaligus menjadi panggung megah bagi pelaku kreatif lokal serta menjadi etalase kebanggaan masyarakat Samosir,” tuturnya. D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






