Permades Demo DPRD & Dinas Pendidikan Deliserdang, Desak Solusi Efisien Pembelajaran di Zona Merah

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:D|deliserdang|malkan nasution

Foto:D|deliserdang|malkan nasution

Deliserdang-Mediadelegasi: Sejumlah massa mengatasnamakan Persatuan Mahasiswa Deliserdang (Permades), Selasa kemarin, menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan dan gedung DPRD Kabupaten Deliserdang.

Mereka mendesak  agar kedua institusi itu segera menempuh kebijakan yang efisien agar kegiatan belajar-mengajar pada sekolah di Deliserdang berjalan normal dengan protokoler kesehatan yang ketat.

“Sudah saatnya sekolah dibuka dan tidak diliburkan dengan tatanan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Ismail, Pimpinam aksi Permades dalam orasinya.

“Kami meminta Dinas Pendidikan dan DPRD Deliserdang memperhatikan dan memberikan kebijakan terhadap pelajar yang tidak bisa mengikuti pelajaran secara efektif dengan alasan, tidak memiliki smartphone, tidak memiliki uang untuk membeli kuota internet,” katanya.

Pihaknya juga meminta DPRD dan Dinas Pendidikan Deliserdang untuk sama-sama memperjuangkan pendidikan yang saat ini mengalami kesulitan akibat sekolah diliburkan dan permasalahan lainnya akibat covid-19,” ucapnya.

Tak lama massa orasi ditemui Kasi Pembinaan dan Ketenagaan SMP, Jumakir SPd MPd mempersilakan perwakilan massa masuk untuk duduk bersama menyampaikan aspirasinya.

BACA JUGA:  Nawal Bantu 100 KK Paket Sembako Warga Desa Bagan Serdang

Menanggapi keluhan massa tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang Yusnaldi MPd mengatakan, semua aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dari dinas Pendidikan dan pemerintah dalam mengambil kebijakan di saat covid-19 melanda.

“Tidak ada metode yang ampuh untuk melaksanakan pembelajaran di masa pandemi, yang bisa hanya menggunakan daring dan kami para guru tidak nyaman dengan pembelajaran dengan cara ini,” katanya.

Di masa pandemi ini kegiatan belajar dan mengajar adalah bukan dari Dinas Pendidikan, tapi mengacu dari SKB 4 Menteri.

Mengacu kepada SK Menteri Kesehatan, Pendidikan dan Gugus Tugas dan melihat situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan proses belajar-mengajar dengan tatap muka.

Menteri Pendidikan membolehkan melakukan pembelajaran dengan tatap muka  di zona hijau dengan tetap melakukan protokoler kesehatan.

Direncanakan dibuka pembelajaran secara tatap muka pada tingkat SMA selama 2 bulan, dan bila tidak ada penambahan penyebaran virus, akan dilanjutkan SMP dan selanjutnya 2 bulan SD dan berikutnya TK atau PAUD.

BACA JUGA:  Kapolresta Deliserdang Cek Kesiapan Ruangan Isolasi Terpadu

Pembelajaran yang dilaksanakan secara home visit masih banyak Kepala Desa melarang untuk melakukannya, dikarenakan kekhawatiran walaupun telah mengikuti protokoler kesehatan.

“Maka bila Deliserdang Zona Hijau kita akan melakukan pembelajaran dengan tatap muka, tetapi saat ini Deliserdang masih Zona Merah. Dan yang mengizinkan proses belajar tatap muka adalah gugus tugas,” jelasnya.

Selanjutnya massa  meneruskan aksi yang sama ke gedung DPRD Deliserdang. Di sini massa disambut  Bayu Sumantri Agung Fraksi PAN dan Imran Obos Ketua Komisi I Fraksi PAN.

Anggota DPRD Deliserdang, Imran Obos menanggapi aspirasi massa Permades, berjanji akan menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD dan akan mengundang Kepala Dinas Pendidikan untuk mencari solusi yang menjadi persoalan pendidikan di Kabupaten Deliserdang. D|Des-74

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh
​Krisis Listrik di Deli Serdang: Warga Pancur Batu Keluhkan Pemadaman Berulang, Kerugian Usaha Capai Jutaan Rupiah ​
Garuda Muda Awali Piala AFF U-19 dengan Pesta Tiga Gol ke Gawang Myanmar
Bobby Nasution: Pancasila Solusi Nyata untuk Tantangan Global Masa Kini
Penelitian Lenny Lusia Simatupang, Suku Batak Toba Cenderung Miliki Ginjal Lebih Tangguh
Reuni Akbar Alumni YAHDI Maju Sepekan, Digelar 5 Juli 2026 Demi Sesuai Kalender Pendidikan
Rupiah Melemah, Harga Oli Melonjak 30 Persen
Reuni Akbar YAHDI 2026 Siap Digelar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:22 WIB

​Krisis Listrik Lima Hari Berturut-turut di Pancur Batu, Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha Lumpuh

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

​Krisis Listrik di Deli Serdang: Warga Pancur Batu Keluhkan Pemadaman Berulang, Kerugian Usaha Capai Jutaan Rupiah ​

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:19 WIB

Garuda Muda Awali Piala AFF U-19 dengan Pesta Tiga Gol ke Gawang Myanmar

Senin, 1 Juni 2026 - 16:47 WIB

Bobby Nasution: Pancasila Solusi Nyata untuk Tantangan Global Masa Kini

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:40 WIB

Penelitian Lenny Lusia Simatupang, Suku Batak Toba Cenderung Miliki Ginjal Lebih Tangguh

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB