Jakarta- Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dalam sebuah reshuffle kabinet yang berlangsung pada hari Rabu, 17 September 2025. Pelantikan ini menandai babak baru dalam pemerintahan Prabowo, dengan harapan KSP dapat menjadi motor penggerak dalam mengawal program-program unggulan.
Sebelumnya, Qodari telah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan sejak 21 Oktober 2024. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam mengemban tugas barunya sebagai orang nomor satu di KSP.
Dalam pernyataan perdananya setelah dilantik, Qodari menegaskan komitmennya untuk menjadikan KSP sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan program-program prioritas Presiden. Ia menekankan bahwa KSP tidak hanya akan menjadi pusat koordinasi (PCO), tetapi juga akan aktif turun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan visi dan misi pemerintahan Prabowo.
“Tidak semuanya terpusat di PCO, tapi Insya Allah KSP juga akan tampil menjelaskan program-program Presiden,” ujarnya dengan penuh semangat.
KSP sendiri memiliki peran vital dalam memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam berbagai aspek, mulai dari pengendalian program nasional, komunikasi politik, hingga pengelolaan isu-isu strategis. Salah satu kewenangan penting yang dimiliki oleh Kepala Staf Kepresidenan adalah kemampuan untuk membentuk tim atau gugus tugas lintas kementerian guna menangani persoalan-persoalan krusial yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.
Selain fokus pada sosialisasi program dan koordinasi kebijakan, Qodari juga menyoroti pentingnya peningkatan tata kelola pelayanan publik. Ia berkomitmen untuk menerapkan standar internasional, seperti ISO 20000-1:2018 untuk manajemen layanan dan ISO 27001:2022 untuk keamanan informasi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja KSP.
“Ini penting demi memastikan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas kinerja KSP,” tegasnya.
Profil Singkat Muhammad Qodari
Muhammad Qodari adalah sosok yang dikenal luas sebagai pengamat politik dan peneliti terkemuka di Indonesia. Pria kelahiran Palembang, 15 Oktober 1973 ini, memiliki rekam jejak yang panjang dan kaya di dunia politik dan akademik.






