Bahlil Lahadalia: Golkar Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan, dirinya tidak pernah menggunakan Partai Golkar untuk kepentingan pribadi. Foto: Ist.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan, dirinya tidak pernah menggunakan Partai Golkar untuk kepentingan pribadi. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan pernyataan tegas dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025. Ia menyatakan tidak akan pernah menggunakan Partai Golkar untuk kepentingan pribadi, termasuk dalam urusan bisnisnya.

Pernyataan ini disampaikan di hadapan seluruh peserta Rapimnas yang hadir di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025). Bahlil meminta seluruh anggota partai untuk mengingatkannya jika ia melenceng dari komitmen tersebut.

“Saya sampaikan kepada Bapak Ibu semua, insya Allah tolong ingatkan saya. Saya ingin menjadi Ketua Partai Golkar, tidak akan pernah saya menjadikan Partai Golkar untuk mengurus kepentingan pribadi saya. Apalagi usaha saya,” ujarnya.

Bahlil juga menginstruksikan kepada seluruh anggota Partai Golkar, termasuk para kader yang duduk di kursi DPR, untuk tidak memanfaatkan partai demi kepentingan pribadi. Ia menekankan bahwa partai adalah milik bersama, bukan milik kelompok tertentu.

BACA JUGA:  Kader Golkar Peduli Covid-19 Edukasi Masyarakat Toba

“Saya tidak akan pernah memerintah atau meminta untuk kalian mengurus pribadi saya. Karena saya sudah tahu bagaimana cara mengurus pribadi saya sejak kecil. Saya dilahirkan bukan untuk diurus, tapi untuk mengurus,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa tidak ada satu kelompok pun yang berhak mengklaim Partai Golkar sebagai milik pribadi atau keluarga. Ia mengingatkan bahwa Partai Golkar dilahirkan dan digagas oleh para pendiri bangsa, sehingga menjadi milik seluruh keluarga besar bangsa Indonesia.

“Tidak ada partai di republik ini yang proses kelahiran sejarahnya dilahirkan oleh pendiri bangsa. Pikiran-pikiran besarnya pun didirikan, digagas oleh para pendiri bangsa. Karena itu, Golkar nggak boleh ada satu kelompok orang tertentu yang mengklaim Golkar ini seperti punya mereka,” katanya.

BACA JUGA:  Ironi Gubernur Riau: Dari Cleaning Service Jadi Tersangka Korupsi, Tamparan Keras bagi Harapan Masyarakat

Bahlil juga menekankan pentingnya menjadikan Golkar sebagai partai yang inklusif, sesuai dengan sejarahnya. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga marwah partai dan menjadikannya sebagai wadah aspirasi seluruh lapisan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI
Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja
BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI
Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
Detik-Detik Mengerikan Gempa M 7,7 Guncang Pelabuhan Maumere: Jembatan Dermaga Roboh, Penumpang Berjatuhan ke Laut
Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7
Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak

Berita Terbaru