Terlapor Mur terekam video ketika melakukan aksinya menguber penjaga warung (foto kiri). Perbuatan Mur telah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu dicatat dalam STTLP (foto kanan). D|Ist
Rantauprapat-Mediadelegasi: Apes benar nasib Boru Nasution yang satu ini. Warung nasi tempat usahanya di jalur ringroad Rantau Selatan, Rantauprapat, Labuhanbatu, Sumatera Utara disatroni seorang wanita dan dua pria, Rabu (25/03) sekira pukul 22.00 WIB.
Cerita Boru Nasution kepada Mediadelegasi, Jumat (27/3) melalui selulernya, dia sangat resah. Bagaimana tidak, Minggu 22 Maret 2020 seorang perempuan brinisial Mur yang mereka kenal kerap mangkal pada salah satu kafe sekitar warung nasi itu nompang ngecas ponselnya.
Meski salah seorang penjaga warung nasi milik Boru Nasution itu menyarankan agar tidak mengecas ponselnya, sebab di warung orang keluar masuk lalu lalang tak terjaga dan kalau hilang tak ada yang bertanggungjawab.
Namun Mur tak menggubris, dia tetap mengecas dan meninggalkan ponselnya di warung, lalu pergi entah kemana.
Sekira dua jam berikutnya seorang laki-laki mengaku temannya Mur datang menjemput ponsel yang sedang dicas itu. “Saya mau mengambil HP si Mur,” ungkap si penjaga warung menirukan laki-laki itu.
Selang satu jam kemudian, si Mur datang mempertanyakan keberadaan ponselnya, akhirnya berujung kepada cekcok mulut dengan si penjaga warung tadi karena Mur menuntut penggantian ponselnya, berikutnya Mur pun pergi.
Hari itu juga, sekira pukul 20.00 WIB si Mur kembali mendatangi warung nasi dengan membawa senjata tajam jenis parang menguber penjaga warung. Kepanikan Mur terganjal karena dilerai suami pemilik warung nasi. Meski suami pemilik warung sempat menjadi sasaran bacok, dan berhasil mengelak. Setelah berhasil dijinakkan suami pemilik warung, Mur pun pergi.
Persoalan yang dialami telah dilaporkan secara resmi ke Polres Labuhanbatu di Kota Rantauprapat, tercatat dalam surat tanda penerimaan laporan polisi, Nomor STTLP/314/III/YAN 2.5/2020/SPKT RES- LBH tanggal 23 Maret 2020.
Rampas Dompet
Meski sudah dilaporkan, karena belum berhasil mendapatkan ponselnya, menurut pemilik warung nasi itu, Rabu (25/03) malam si Mur kembali mendatangi warung bersama dua orang laki-laki.
Saat itu, pemilik warung tengah pergi belanja kebutuhan warung, yang ada di warung hanya penjaga. Mur dan dua pria bawaannya itu dengan bebas menyatroni warung nasi itu dengan merampas ponsel milik penjaga warung serta mengambil dompet pemilik warung.
Dompet itu, kata Boru Nasution, berisi surat-surat penting antara lain, STNK Mobil, STNK Sepedamotor dua buah, KTP dua buah, SIM A, ATM Bank Mandiri dan uang tunai Rp1.500.000,-.
“Sudah kami laporkan ke Polres, tapi pelaku justru masih bebas berkeliaran di sekitar warung, belum ada tindaklanjut penanganan hukumnya,” ungkap Boru Nasution. D|Red-02







