Labuhanbatu–Mediadelegasi: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri terbaik Sumatera Utara di kancah internasional. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, berhasil meraih Gold Winner sekaligus Top Score pada ajang Asia Science & Mathematics Competition (ASMC) Global Round 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 11–12 Juli 2026.
Caroline dinobatkan sebagai peserta terbaik pada kategori Mathematics Competition Level A untuk siswa kelas I–II SD. Sebelum melaju ke babak final, ia mencatatkan nilai sempurna, yakni 100, pada babak penyisihan. Di partai final, Caroline kembali menunjukkan kemampuan luar biasa dengan meraih nilai tertinggi dan membawa pulang medali emas.
Ibunda Caroline, Linsiani, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian putrinya yang mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai negara di Asia.
“Caroline mampu menyelesaikan seluruh soal matematika dengan nilai tertinggi dan menjadi peserta tercepat dalam kompetisi tersebut. Kami sangat bangga karena ia mampu bersaing di level internasional,” ujar Linsiani saat menyambut kepulangan Caroline di Bandara Internasional Kualanamu.
Selain membawa pulang medali emas dan trofi Top Score, Caroline juga menerima Certificate of Appreciation sebagai Junior Delegate of the Asia Innovation Conference di Universiti Putra Malaysia (UPM). Selama berada di Malaysia, ia mengikuti konferensi inovasi, pertukaran budaya, serta pelatihan kepemimpinan bersama peserta dari berbagai negara.
Suasana haru menyelimuti Terminal Kedatangan Bandara Internasional Kualanamu saat Caroline tiba di Tanah Air. Sang ayah, Titin Nababan, menyambut putrinya dengan penuh rasa bangga.
“Puji Tuhan, Caroline telah mengharumkan nama Indonesia. Kami sangat bersyukur karena bendera Merah Putih dapat berkibar melalui prestasi yang diraihnya di kompetisi internasional,” ungkapnya.
Keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Hendra Jaya serta Kepala SD Negeri 18 Rantau Selatan yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun materiil, sehingga Caroline dapat mengikuti kompetisi di Malaysia.
Di balik prestasi yang membanggakan tersebut, keluarga mengungkapkan bahwa Caroline masih belajar di tengah keterbatasan fasilitas. Mereka berharap keberhasilan yang diraih dapat menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di SD Negeri 18 Rantau Selatan.
“Kami berharap fasilitas belajar di sekolah dapat ditingkatkan agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan maksimal,” tutur Linsiani.
Harapan itu juga disampaikan langsung oleh Caroline. Dengan polos, siswi berprestasi tersebut menyampaikan pesan kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
“Pak Bobby, Caroline juara sains internasional di Malaysia. Caroline boleh minta meja belajar, Pak, supaya bisa belajar lebih nyaman?” ucap Caroline.
Tak hanya itu, Caroline juga mengungkapkan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Gubernur Sumatera Utara.
“Caroline sangat bersyukur bisa membawa pulang dua medali emas untuk Indonesia dan mengharumkan nama Sumatera Utara. Sekarang Caroline punya satu harapan sederhana, yaitu bisa bertemu langsung dengan Bapak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Caroline ingin menunjukkan medali ini kepada beliau dan menyampaikan bahwa Caroline bercita-cita terus belajar agar bisa mengharumkan nama daerah di tingkat dunia,” tutur Caroline.
Prestasi Caroline menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja keras, serta dukungan keluarga mampu mengantarkan anak bangsa meraih prestasi di tingkat dunia. Kisahnya juga menjadi pengingat bahwa talenta luar biasa dapat lahir dari mana saja, asalkan mendapat kesempatan dan dukungan yang memadai. Kini, publik menantikan respons pemerintah daerah, baik dalam bentuk apresiasi kepada Caroline maupun peningkatan fasilitas pendidikan, agar semakin banyak generasi berprestasi lahir dari Sumatera Utara. D|Red.
Penulis : IAS
Editor : Alan
Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara






