Labuhanbatu-Mediadelegasi: Video heboh yang menuding satu kompi oknum aparat TNI Angkatan Darat merampas 16 ekor lembu milik seorang janda di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, viral di media sosial.
Menanggapi video tersebut, Dandim 0209/Labuhanbatu menegaskan tudingan itu tidak benar dan memastikan tidak ada personel TNI yang terlibat dalam dugaan perampasan sebagaimana narasi yang beredar.
Dalam video yang viral, terlihat sejumlah pria berbadan tegap berjalan di lokasi yang gelap, sementara perekam video menyorot mereka menggunakan senter. Perekam juga terdengar menuding aparat telah membuat keributan dan membawa kabur 16 ekor lembu milik warga.
Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.
Menanggapi hal tersebut, Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, membantah informasi yang menyebut personel TNI AD melakukan pencurian atau perampasan ternak.
Hanung menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan, peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada Mei lalu dan baru kembali viral dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, persoalan yang terjadi merupakan konflik kepemilikan lembu antara dua warga berinisial MS dan J. Sengketa tersebut bahkan telah berujung saling lapor ke pihak kepolisian.
Dandim menegaskan tidak ada keterlibatan personel TNI dalam pengambilan ataupun penguasaan ternak sebagaimana yang dinarasikan dalam video.
Ia menjelaskan, keberadaan personel TNI di lokasi semata-mata untuk membantu pengamanan agar konflik antara kedua belah pihak tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.
“Kehadiran anggota di lokasi hanya untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya bentrokan,” jelasnya.
Kodim 0209/Labuhanbatu juga menyayangkan narasi yang beredar di media sosial karena dinilai telah menyeret nama institusi TNI Angkatan Darat dalam persoalan yang sejatinya merupakan sengketa perdata antarwarga.
Pihak Kodim mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan proses penyelesaian sengketa tersebut kepada aparat penegak hukum yang sedang menangani perkara. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : GS
Editor : Alan
Sumber Berita: Biro Labuhan Batu Utara






