Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026), untuk membahas langkah mewujudkan pendidikan gratis di satuan pendidikan negeri mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi Negeri. Sejumlah menteri terkait dipanggil untuk merumuskan skema dan tahapan pelaksanaannya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno tiba lebih dulu di lokasi sekitar pukul 13.52 WIB. Ia menyatakan agenda utama rapat berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya sektor pendidikan.
“Ya, hari ini kami diundang ratas, nanti akan kami sampaikan hasilnya. Tentang pendidikan. Bapak Presiden kan konsen sekali dengan pengembangan SDM, baik itu kesehatan atau pendidikan,” ujar Pratikno kepada wartawan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan pembahasan juga mencakup pendidikan madrasah serta lingkungan pondok pesantren yang kini berada di bawah direktorat baru di lingkungan Kementerian Agama. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut seluruh menteri yang hadir akan menerima arahan langsung dari Presiden terkait arah kebijakan tersebut.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi skema pendidikan gratis, khususnya untuk jenjang perguruan tinggi, namun tetap menunggu arahan resmi dari Presiden sebelum ditetapkan.
“Justru ini kita mau rapat membicarakan beberapa opsi. Keinginan Pak Presiden tentu sangat baik. Kami sedang melakukan hitungan-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema dan tahapan pelaksanaannya,” ungkap Brian.
Selain menteri di atas, hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, serta Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan lembaganya akan mengkaji rencana tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta situasi ekonomi global. Pemerintah menegaskan pendidikan gratis merupakan komitmen utama untuk memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak Indonesia tanpa hambatan biaya. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan






