Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Para Menteri Merapat ke Istana

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti memberikan keterangan kepada wartawan sesaat setelah tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Ia hadir dalam Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto guna membahas rencana kebijakan pendidikan gratis mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi Negeri. Foto: Ist.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti memberikan keterangan kepada wartawan sesaat setelah tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Ia hadir dalam Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto guna membahas rencana kebijakan pendidikan gratis mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi Negeri. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026), untuk membahas langkah mewujudkan pendidikan gratis di satuan pendidikan negeri mulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi Negeri. Sejumlah menteri terkait dipanggil untuk merumuskan skema dan tahapan pelaksanaannya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno tiba lebih dulu di lokasi sekitar pukul 13.52 WIB. Ia menyatakan agenda utama rapat berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya sektor pendidikan.

“Ya, hari ini kami diundang ratas, nanti akan kami sampaikan hasilnya. Tentang pendidikan. Bapak Presiden kan konsen sekali dengan pengembangan SDM, baik itu kesehatan atau pendidikan,” ujar Pratikno kepada wartawan.

BACA JUGA:  Natalius Pigai: Presiden Prabowo Tak Pernah Perintahkan TNI-Polri Isi Jabatan Sipil

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan pembahasan juga mencakup pendidikan madrasah serta lingkungan pondok pesantren yang kini berada di bawah direktorat baru di lingkungan Kementerian Agama. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut seluruh menteri yang hadir akan menerima arahan langsung dari Presiden terkait arah kebijakan tersebut.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi skema pendidikan gratis, khususnya untuk jenjang perguruan tinggi, namun tetap menunggu arahan resmi dari Presiden sebelum ditetapkan.

“Justru ini kita mau rapat membicarakan beberapa opsi. Keinginan Pak Presiden tentu sangat baik. Kami sedang melakukan hitungan-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema dan tahapan pelaksanaannya,” ungkap Brian.

BACA JUGA:  Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional, Sehari Usai Pimpinan Dicopot Presiden

Selain menteri di atas, hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, serta Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan lembaganya akan mengkaji rencana tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta situasi ekonomi global. Pemerintah menegaskan pendidikan gratis merupakan komitmen utama untuk memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak Indonesia tanpa hambatan biaya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Salah Satu Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
Polres Jakpus Ungkap Jaringan Narkoba Jalur Pekanbaru–Jakarta, Dua Tersangka Ditangkap di Hotel
Komisi V DPR Sorot Biaya Kerusakan Tol Dibebankan ke Korban Kecelakaan, Akan Revisi UU LLAJ
MK Gelar Sidang Sengketa Ijazah Gibran, Bawaslu Siap Berikan Keterangan Malam Ini
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK, Diduga Pungut Fee Proyek dan Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
BI Tegaskan Rupiah Bertanda Tangan Purbaya–Perry Tetap Sah dan Berlaku
Menkeu Suahasil: Beras Ilegal Masuk Menodai Swasembada Pangan, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rp27,3 Miliar
Adik Ipar Yaqut Mundur Jadi Saksi, Hakim Perintahkan Tetap Bersaksi untuk Tiga Terdakwa Lain
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Para Menteri Merapat ke Istana

Rabu, 23 September 2026 - 14:22 WIB

Jasad di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Salah Satu Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Komisi V DPR Sorot Biaya Kerusakan Tol Dibebankan ke Korban Kecelakaan, Akan Revisi UU LLAJ

Rabu, 23 September 2026 - 10:41 WIB

MK Gelar Sidang Sengketa Ijazah Gibran, Bawaslu Siap Berikan Keterangan Malam Ini

Selasa, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK, Diduga Pungut Fee Proyek dan Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Berita Terbaru