Banjir Bandang Solok: Korban Hilang Ditemukan, Total 2 Orang Tewas, Operasi Pencarian Selesai

Sabtu, 26 September 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membersihkan sisa material banjir bandang yang menerjang permukiman di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Operasi pencarian korban terakhir yang dinyatakan hilang telah selesai, total dua orang tewas, dan upaya pemulihan wilayah kini terus berjalan. Foto: Ist.

Warga membersihkan sisa material banjir bandang yang menerjang permukiman di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Operasi pencarian korban terakhir yang dinyatakan hilang telah selesai, total dua orang tewas, dan upaya pemulihan wilayah kini terus berjalan. Foto: Ist.

Solok-Mediadelegasi: Operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, resmi dinyatakan selesai. Korban terakhir yang dinyatakan hilang berhasil ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat bencana tersebut menjadi dua orang.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan hal tersebut dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/9/2026).

“Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. Setelah dilakukan operasi pencarian dengan mengerahkan berbagai unsur dan sumber daya, korban terakhir yang dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Berton.

Kedua korban yang berpulang berinisial DA (21) dan A (59). Setelah seluruh korban ditemukan, tim gabungan menghentikan kegiatan pencarian dan beralih ke tahap pembersihan serta pemulihan wilayah yang terdampak.

BACA JUGA:  BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri

Banjir bandang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.45 WIB, dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok. Curah hujan deras menyebabkan debit Sungai Batang Laso meningkat tajam, sekaligus memicu longsor di bukit-bukit sekitar aliran sungai. Material berupa pasir, batu, lumpur, dan air deras kemudian menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok serta permukiman warga di sekitarnya.

Selain dua korban yang meninggal dunia, tercatat empat warga mengalami luka-luka. Tiga di antaranya berstatus luka ringan, sedangkan satu orang menderita luka berat dan telah dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang setelah mendapat penanganan awal.

Kerusakan akibat bencana tercatat cukup luas. Sebanyak 12 gedung perkantoran pemerintah terdampak — enam di antaranya rusak berat dan enam lainnya rusak ringan. Sementara itu, di sektor permukiman tercatat 98 rumah warga terdampak, dengan rincian 19 rusak berat, 16 rusak sedang, 52 rusak ringan, delapan terendam, dan tiga berada dalam kondisi rawan.

BACA JUGA:  Waspada, BNPB Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor Masih Mengintai

Bencana juga merusak tujuh kendaraan roda empat, sementara pendataan kendaraan roda dua masih berlangsung. Lima ruas jalan dan dua jembatan mengalami kerusakan, serta gangguan pasokan air bersih terjadi di lima kompleks perumahan. Sebanyak 480 orang warga kini mengungsi di sejumlah titik, termasuk rumah dinas pejabat daerah, masjid, dan tempat penampungan mandiri. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Semeru Kembali Erupsi Sabtu Pagi, Kolom Abu 700 Meter, Ini Larangan PVMBG
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Berpulang di RS Siloam Semanggi
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU
Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah
Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:01 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi Sabtu Pagi, Kolom Abu 700 Meter, Ini Larangan PVMBG

Sabtu, 26 September 2026 - 11:31 WIB

Banjir Bandang Solok: Korban Hilang Ditemukan, Total 2 Orang Tewas, Operasi Pencarian Selesai

Sabtu, 26 September 2026 - 05:51 WIB

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Berpulang di RS Siloam Semanggi

Jumat, 25 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 14:50 WIB

Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah

Berita Terbaru