Medan-Mediadelegasi: Pembangunan Stadion Teladan Medan yang belum rampung meski telah berlangsung hampir lima tahun kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menargetkan penyelesaian pekerjaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 12 November 2026.
Namun, pekerjaan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih membutuhkan penyelesaian. Pemko Medan pun akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar proyek stadion kebanggaan warga Medan tersebut segera tuntas.
Hal itu disampaikan Rico kepada wartawan seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Medan, Selasa (13/10/2026).
“Kami kejar. APBN ini yang kami kejar terus karena memang biayanya banyak, besar, dan kami berharap Kementerian PU bisa membenahi dengan baik,” ujar Rico.
Dua Tahap Target Penyelesaian Stadion Teladan
Rico menjelaskan, penyelesaian pembangunan Stadion Teladan memiliki dua tahapan target, yakni akhir Oktober dan November 2026. Pemko Medan akan terus memantau perkembangan pekerjaan serta meminta pihak terkait mendata bagian-bagian yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Menurutnya, secara umum infrastruktur stadion sudah selesai dikerjakan. Meski demikian, sejumlah detail masih perlu diperiksa kembali, terutama kebersihan dan kualitas hasil akhir sebelum stadion diserahterimakan kepada Pemko Medan.
“Atensi saya masalah kebersihan, tapi keseluruhan infrastrukturnya sudah selesai. Hal-hal detail seperti kebersihan tadi, harus di-cross-check ulang,” katanya.
Rico juga menyoroti pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU, termasuk tribun, tangga, dan sejumlah akses lainnya. Ia meminta pekerjaan tersebut segera dituntaskan agar tidak menghambat penyelesaian keseluruhan proyek.
Rico Waas Tekankan Keamanan dan Kualitas
Wali Kota Medan itu menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan, keamanan, maupun kualitas pekerjaan.
Ia menginginkan Stadion Teladan berada dalam kondisi baik dan layak digunakan ketika nantinya diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan.
“Saya mendorong seluruh pekerjaan selesai tepat waktu, tanpa mengabaikan keamanan, detail, dan kualitas finishing. Saat akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan, stadion harus dalam kondisi baik, aman, dan layak digunakan,” tegas Rico.
Rico meminta seluruh pihak yang terlibat tetap mengawal proses pembangunan hingga benar-benar selesai. Menurutnya, keberhasilan proyek tidak cukup diukur dari kemegahan bangunan, tetapi juga dari kenyamanan dan keamanan fasilitas yang akan digunakan masyarakat.
Selain penyelesaian fisik stadion, Rico turut menginstruksikan dinas terkait bersama jajaran kewilayahan untuk menertibkan parkir liar di sekitar kawasan Stadion Teladan.
Ia berharap pembenahan tersebut dapat mendukung penataan kawasan stadion sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung ketika fasilitas olahraga itu nantinya beroperasi secara optimal.
“Mari kawal hingga stadion kebanggaan Medan benar-benar selesai dengan baik,” tambahnya.
Proyek Stadion Teladan Sempat Berulang Kali Mundur
Pembangunan Stadion Teladan telah melewati sejumlah target penyelesaian. Pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan sebelumnya, Bobby Nasution, proyek tersebut semula ditargetkan selesai pada Desember 2024.
Namun, akibat kendala teknis, target penyelesaian kemudian bergeser menjadi April 2025. Hingga awal Oktober 2026, pembangunan stadion tersebut masih belum rampung sepenuhnya.
Kini, Pemko Medan kembali mendorong percepatan penyelesaian dengan harapan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat dituntaskan sesuai target terbaru.
Masyarakat pun menantikan Stadion Teladan kembali berfungsi secara optimal sebagai salah satu fasilitas olahraga kebanggaan Kota Medan, dengan infrastruktur yang aman, nyaman, dan memenuhi standar kelayakan penggunaan. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Andre S
Editor : Alan







