
Dengan penanganan seperti itu, akan diketahui, apakah ASN asal bunyi, atau perasaan ASN itu memang dipolitisasi untuk kepentingan oknum tertentu sehingga munculnya berita itu. “Saya tidak bermaksud mengajari limau berduri, atau mengajari ikan bersisik, jika dibiarkan berlarut maka hal ini akan menjadi bumerang yang cenderung dapat menggangu konsentrasi Rektor UINSU menyetir perjalanan kampus Wahdhatul Ulum yang belakangan memang tengah dirundung sejumlah persoalan hukum,” ujar Ilham.
Terkait kondisi yang kurang baik terhadap imej UINSU, sebagaimana dikomentari Ilham Fauzi Munthe, wartawan melakukan konfirmasi kepada Kepala Humas UINSU Yuni Salma melaui pesan WhatsApp 0813701223XX. Jawabannya singkat. “Terimakasih atas atensinya, terkait hal yang ditanyakan, saya akan membicarakannya kepada pimpinan UINSU,” tulis Yuni.
Konfirmasi serupa juga telah dilayangkan kepada Wakil Rektor 2 Dr Hasnah Nasution, di WhatsApp di 081165506XX yang membawahi secara tidak langsung ASN di lingkungan UINSU dengan tembusan kepada Rektor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap MA di WhatsApp 081260106XX juga belum berjawab hingga penayangan berita ini.
Pada bagian lain, Ajie Lingga, Ketua DPW Jaring Mahasiswa Lira Indonesia (Mahali) Sumut mengaku miris setelah membaca berita-berita yang terkesan mempertontonkan sikap oknum ASN pada penerimaan Calon ASN Kemenag pada UINSU yang cenderung mengabaikan kode etik ASN.
“Rektor patut mengevaluasi bawahan yang bersikap pamer komentar di media tanpa terlebih dahulu menyampaikan keluhannya kepada pimpinan unit tugasnya,” kata Ajie Lingga.
Menurutnya, siapa yang menabur kata dugaan fitnah, dan siapa yang memitnah siapa, siapa yang terfitnah oleh siapa hal yang mengada-ada. “Kecuali oknum ASN itu berani mempertanggungjawabkan keluhan jiwanya kepada pimpinan UINSU dan publik,” tegas Ajie Lingga.
Fitri oknum ASN yang bertugas sebagai panitia penerimaan calon ASN Kemenag pada UINSU yang tersebut dalam berita salah satu media online itu ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp 0853604010XX terkait ungkapan ketidaknyamanannya bekerja di UINSU, juga hingga berita ini tayang belum berbalas, meski ceklist dua biru pertanda dibaca pada pertanyaan konfirmasi itu.D|Red-09
Catatan: *redakasi segera memuat jawaban konfirmasi untuk keberimbangan sesaat menerima jawaban atas konfirmasi dari sejumlah orang berkompeten dalam berita ini.