Prabowo Lantik Adik Luhut Jadi Dubes Jepang, Ini Profil Lengkapnya!

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurmala Kartini Sjahrir (Foto:Ist)

Nurmala Kartini Sjahrir (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik enam Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 19 Desember 2025.

Pelantikan ini menandai langkah penting dalam diplomasi Indonesia, dengan penugasan para duta besar untuk mewakili negara di berbagai negara sahabat dan organisasi internasional.

Dubes LBBP RI merupakan jabatan diplomatik tertinggi yang diemban oleh perwakilan negara di luar negeri. Mereka ditunjuk langsung oleh Presiden untuk mengemban misi penting dalam menjaga hubungan baik antar negara, melindungi kepentingan nasional, serta mempromosikan kerjasama di berbagai bidang.

Dari keenam nama yang dilantik oleh Presiden Prabowo, terdapat satu nama yang menarik perhatian publik, yakni Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir. Beliau adalah adik kandung dari tokoh penting dalam pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, seorang diplomat dan akademisi yang lahir di Kabupaten Toba, Sumatra Utara, pada 1 Februari 1950, kini dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Dubes LBBP RI untuk Jepang. Penunjukan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan masyarakat Sumatra Utara.

Sebelum terjun ke dunia diplomasi, Nurmala Kartini Sjahrir dikenal sebagai seorang akademisi yang berdedikasi. Ia mengawali karirnya sebagai dosen di Universitas Indonesia, tempat ia berbagi ilmu dan pengalamannya kepada generasi muda.

Selain aktif di dunia pendidikan, Nurmala Kartini Sjahrir juga memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai organisasi dan lembaga penelitian. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI), sebuah organisasi yang berperan penting dalam pengembangan ilmu antropologi di Indonesia.

BACA JUGA:  Menteri Pertanian Copot Pejabat Eselon II yang Terlibat Suap Rp 700 Juta

Nurmala Kartini Sjahrir juga pernah menjadi peneliti di lembaga-lembaga seperti LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan Center for Policy and Implementation Studies (CPIS). Pengalamannya sebagai peneliti tentu menjadi modal berharga dalam menjalankan tugasnya sebagai duta besar.

Tidak hanya itu, Nurmala Kartini Sjahrir juga pernah berkecimpung di dunia penerbitan sebagai editor utama majalah Jurnal dan penerbit Yayasan Obor Indonesia. Keterlibatannya dalam dunia penerbitan menunjukkan minatnya yang besar terhadap ilmu pengetahuan dan informasi.

Sebelum ditunjuk sebagai Dubes LBBP RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Argentina, Paraguay, dan Uruguay pada periode 2010-2014. Pengalaman ini tentu menjadi bekal penting dalam menjalankan tugasnya di Jepang.

Selain itu, Nurmala Kartini Sjahrir juga pernah menjadi Penasihat Senior Perubahan Iklim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada periode 2015–2019.

Keterlibatannya dalam isu perubahan iklim menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu global yang penting.

Nurmala Kartini Sjahrir juga tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Siloam International Hospitals Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan. Pengalamannya di dunia bisnis tentu memberikan perspektif yang berbeda dalam menjalankan tugasnya sebagai duta besar.

Pelantikan enam Dubes LBBP RI ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia, yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan para duta besar. Sumpah jabatan ini merupakan komitmen para duta besar untuk setia kepada negara dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Jumat 11 Juli 2025: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

“Bahwa saya untuk diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo membacakan sumpah jabatan.

Selain Nurmala Kartini Sjahrir, lima Dubes LBBP RI lainnya yang dilantik adalah Yusron Ambary sebagai Duta Besar RI untuk Aljazair, Gina Yoginda sebagai Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Demokratik Korea, Rediyanto Heru Nurcahyo sebagai Duta Besar RI untuk Slovakia, Hari Prabowo sebagai Duta Besar RI untuk Thailand, dan Okto Manik sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini.

Dengan dilantiknya enam Dubes LBBP RI ini, diharapkan hubungan baik antara Indonesia dengan negara-negara sahabat akan semakin erat. Para duta besar diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi kepentingan bangsa dan negara.

Selamat bertugas kepada seluruh Dubes LBBP RI yang baru dilantik! Semoga amanah yang diemban dapat dilaksanakan dengan sukses dan membawa manfaat bagi Indonesia.

Penunjukan Nurmala Kartini Sjahrir sebagai Dubes LBBP RI untuk Jepang juga menjadi sorotan karena latar belakangnya yang bukan berasal dari kalangan politisi. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memberikan kesempatan kepada para profesional untuk berkontribusi dalam diplomasi Indonesia.

Semoga dengan penunjukan ini, hubungan antara Indonesia dan Jepang akan semakin erat dan kerjasama di berbagai bidang akan semakin meningkat.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara
​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:14 WIB

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Berita Terbaru