Aris : Jangan Sampai Ada Anak Dikeluarkan dari Sekolah

Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait turun langsung ke sekolah Northern Green School, berlokasi di Jl. Babura Medan, Senin (21/12/2020) untuk mengetahui secara menyeluruh tentang kasus yang dialami Caesar

Medan-Mediadelegasi:Kasus Caesar Andre Kapisan Sinaga, salah satu siswa kelas 2 SD di Northern Green School yang tidak lagi diperbolehkan masuk sekolah, mendapat respon dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

Aris Merdeka Sirait selaku Ketua Komnas PA, turun langsung ke Medan Sumatera Utara, untuk mengetahui secara menyeluruh tentang kasus yang dialami Caesar, yang tidak diperbolehkan masuk ke sekolah untuk belajar di Northern Green School selama setahun lebih.  

“Kita datang ke sini bukan untuk menambah masalah, namun mencari solusi terbaik. Prioritas kita adalah menyelamatkan nasib si Caesar ini. Sebagai anak dia harus mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan,” tegas Aris Merdeka Sirait ketika ditemui Media Delegasi disela-sela kunjungannya ke sekolah Northern Green School yang berlokasi di Jalan Babura Lama, Darat, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Senin (21/12/2020).

Bacaan Lainnya

Aris menjelaskan, fungsi Komnas Perlindungan Anak adalah untuk memperjuangkan hak fundamental anak, yakni hak asasi manusia yang dimiliki semua orang, tanpa memandang kebangsaan, jenis kelamin, asal kebangsaan atau etnis, ras, agama, bahasa atau status lainnya.

Seperti kasus menimpa Caesar, Aris menyebutkan kedatangan Komnas Perlindungan Anak untuk meminta klarifikasi dari pihak sekolah, tentang apa yang sebenarnya terjadi, mengakibatkan Caesar tidak bisa lagi bersekolah di Northern Green School.

“Tujuan kita agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi dan menimpa anak-anak lainnya di Indonesia. Jadi bukan semata-mata hanya untuk Caesar,” tandasnya.

Menurut Aris, hak bersekolah untuk mendapatkan pendidikan merupakan hak.  Karena itu, Komnas PA datang ke Northern Green School ini untuk meminta klarifikasi kepada pihak sekolah, atas kasus Caesar yang terpaksa meninggalkan sekolah.

“Kami mendapatkan kabar tentang kasus Caesar ini sekitar tiga minggu lalu. Selanjutnya kami menjadwalkan untuk menemui pihak sekolah. Kami ingin meminta klarifikasi dari pihak sekolah, kenapa Caesar ini sampai harus dikeluarkan dari sekolah,” sebut Aris seraya kembali menegaskan intinya kedatangan Komnas PA untuk mencari solusi.

Aris berharap, setelah keterlibatan Komnas PA melakukan mediasi dengan pihak sekolah Northern Green School, akan mendapat solusi terbaik bagi Caesar.

Pos terkait