Banjir Bandang Sumatera Utara: Gakkum KLHK Usut Tuntas Perusak Hutan

Senin, 15 Desember 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penampakan Kayu Gelondongan (Foto:Ist)

penampakan Kayu Gelondongan (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Kehutanan meningkatkan intensitas penyidikan terhadap para pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) di wilayah Sumatera Utara yang diduga kuat menjadi dalang di balik kerusakan hutan yang memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda daerah tersebut.

Langkah tegas ini diambil sebagai respons terhadap indikasi yang semakin menguat terkait tindak pidana pemanenan hasil hutan tanpa izin yang jelas, yang secara terang-terangan melanggar Pasal 50 ayat (2) huruf c UU 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Para pelaku yang terlibat dalam kegiatan ilegal ini terancam hukuman penjara dengan ancaman maksimal mencapai 5 tahun, serta denda yang jumlahnya bisa mencapai hingga Rp3,5 miliar. Dalam upaya pengembangan kasus yang semakin kompleks ini, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kini tengah membidik tiga subjek hukum yang diduga terlibat dalam sindikat “pencucian kayu” (timber laundering) yang terorganisir dengan rapi.

Direktur Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Kehutanan, Yazid Nurhuda, mengungkapkan bahwa penyidikan yang mendalam terhadap seorang tersangka berinisial JAM telah membuka jalan untuk mengungkap jaringan pelaku yang lebih luas, serta modus operandi kejahatan kehutanan yang selama ini tersembunyi.

“Pendalaman dan pengembangan penyidikan yang dilakukan PPNS Kehutanan terhadap Terlapor Saudara JAM telah membuka jalan untuk mengungkap jejaring pelaku yang lebih luas dan modus operandi kejahatannya,” kata Yazid dalam pernyataannya, Ahad (14/12/2025).

BACA JUGA:  Walikota Medan Ikuti Rapat Pengendalian Tindak Lanjut Covid-19

Dari hasil penyidikan terhadap JAM, petugas berhasil mengidentifikasi keterlibatan seorang terduga berinisial M, yang merupakan pemilik PHAT MN. Terduga M ini disinyalir berperan sebagai pengurus atau penadah kayu ilegal yang diperoleh dari hasil penebangan liar. Selain itu, penyidikan juga meluas ke seorang terduga lain berinisial AR, yang terindikasi kuat melakukan penebangan liar di hulu Sungai Batangtoru.

Analisis citra satelit Sentinel-2 L2A yang dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2025 semakin memperkuat dugaan tersebut. Citra satelit tersebut memperlihatkan adanya deforestasi seluas 33,04 hektare di luar wilayah izin AR. Padahal, dari total 45,2 hektare lahan resmi yang dimilikinya, hanya sekitar 5 hektare yang terlihat terbuka.

Yazid menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan oleh AR adalah dengan mencampur kayu ilegal yang berasal dari luar area dengan kayu legal yang berasal dari dalam izinnya. Tujuannya adalah untuk mengelabui pasar resmi dan menyamarkan asal-usul kayu ilegal tersebut.

“Terduga AR disinyalir juga melakukan pencampuran dan pengangkutan kayu ilegal yang ditebang dari luar areal PHAT dan kayu dari dalam areal PHAT untuk memuluskan hasil hutan kayu ilegal tersebut masuk ke pasar resmi. Modus pencucian kayu ini menjadi fokus utama kami,” tambah dia.

BACA JUGA:  Ketua Komisi A DPRD Sumut Disomasi 8 Calon Komisioner KPID

Dirjen Gakkum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, sebelumnya telah menyoroti maraknya modus pencucian kayu ini sebagai sebuah kejahatan terorganisir yang sangat merugikan negara dan lingkungan. Untuk memberantas kejahatan ini, kementerian menggandeng Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang berada di bawah koordinasi Menteri Pertahanan.

Di tingkat operasional, Kepala Balai Gakkum Kehutanan Sumatera, Hari Novianto, memastikan bahwa pihaknya tengah berupaya memperkuat bukti-bukti yang ada dengan melibatkan saksi ahli. Tujuannya adalah untuk segera menetapkan status hukum para terduga baru yang terlibat dalam kasus ini.

“Diharapkan dalam waktu dekat, penyidik kami dapat menaikkan status penyidikan terhadap dua terduga PHAT tersebut. Secara simultan, kami juga terus berkoordinasi erat dengan aparat penegak hukum lainnya,” kata Hari.

Dengan langkah-langkah yang semakin intensif dan koordinasi yang solid antar berbagai pihak, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap secara tuntas, dan para pelaku yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat
Listrik Perdesaan Sumut: Sinergi Pemprov–ESDM–PLN Tuntaskan 106 Lokasi, Target Rasio Elektrifikasi 100%
Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah
PKKMB UNIVA Medan 2026, Sahmurad: HIMMAH Harus Bangun Generasi Tangguh, Berkarakter dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Sumut Surya Lantik 188 Pejabat, Tekankan Sinergi & Kerja Nyata Demi Pelayanan Publik
Wagub Sumut Surya: Sinergi TNI-Rakyat Kunci Jaga Kedaulatan NKRI di HUT ke-81 TNI
Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
Breaking News: Kabar OTT KPK di Sumut Beredar, Juru Bicara: Belum Ada Informasi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PKKMB UNIVA Medan 2026, Sahmurad: HIMMAH Harus Bangun Generasi Tangguh, Berkarakter dan Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wagub Sumut Surya Lantik 188 Pejabat, Tekankan Sinergi & Kerja Nyata Demi Pelayanan Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Wagub Sumut Surya: Sinergi TNI-Rakyat Kunci Jaga Kedaulatan NKRI di HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB