Banjir Simalungun Rendam 90 Rumah, 128 KK Terdampak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam permukiman warga di Kampung Rendahan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akibat luapan Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang setelah hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari. Bencana ini berdampak pada 128 kepala keluarga dan 90 rumah warga. (Foto: BNPB)

Banjir merendam permukiman warga di Kampung Rendahan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akibat luapan Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang setelah hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari. Bencana ini berdampak pada 128 kepala keluarga dan 90 rumah warga. (Foto: BNPB)

Simalungun-Mediadelegasi: Banjir Simalungun melanda Kampung Rendahan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (16/10/2026). Luapan dua sungai setelah hujan deras selama beberapa hari menyebabkan 90 rumah warga terendam dan berdampak pada 128 kepala keluarga (KK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang.

“Banjir dipicu luapan Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari,” ujar Berton dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Berdasarkan laporan sementara, dampak banjir tidak hanya menyasar permukiman warga. Dua fasilitas umum, satu akses jalan, dan satu jembatan turut terdampak. Hingga Jumat (16/10/2026), genangan air belum surut.

BACA JUGA:  KPK: Dana BNPB Rp30,98 Miliar Dipakai Beli Saham, Pengadaan Rp148 Miliar Terafiliasi Adik Kepala BNPB

Meski demikian, warga yang terdampak masih bertahan di rumah masing-masing dan belum dilaporkan mengungsi.

BNPB Minta Warga Waspadai Luapan Sungai

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun bersama instansi terkait telah melakukan asesmen serta penanganan di lokasi banjir. Petugas juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat untuk mendukung penanganan dampak bencana.

Warga membutuhkan tali tambang atau tali pemandu untuk membantu akses melewati jalan yang masih tergenang. Selain itu, bantuan bahan pokok atau sembako diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak.

BNPB mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan berintensitas tinggi berlangsung dalam waktu lama dan permukaan air sungai meningkat.

BACA JUGA:  Bencana Banjir Terjang 6 Daerah di Sumut, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas, mengutamakan keselamatan apabila diperlukan evakuasi, serta memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui sumber resmi, seperti BNPB, BPBD, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman
Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam
Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan
Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017
Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah
Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Pelaksanaan Ibadah ASN Pemkab Simalungun: Perbedaan Keyakinan Tidak Menjadi Pemisah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Banjir Simalungun Rendam 90 Rumah, 128 KK Terdampak

Sabtu, 5 September 2026 - 14:07 WIB

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman

Kamis, 3 September 2026 - 16:39 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Berita Terbaru

Banjir merendam permukiman warga di Kampung Rendahan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, akibat luapan Sungai Parpayakan dan Sungai Sordang setelah hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari. Bencana ini berdampak pada 128 kepala keluarga dan 90 rumah warga. (Foto: BNPB)

Kabupaten Simalungun

Banjir Simalungun Rendam 90 Rumah, 128 KK Terdampak

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:48 WIB