Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pemukiman warga di Lingkungan Pasar Bawah Serbalawan, Simalungun, terendam air keruh setinggi hingga 3 meter akibat luapan Sungai Sikkam pasca hujan deras, Kamis (30/7/2026) malam, banjir dinilai lebih parah dibanding kejadian tahun 2017. Foto: Ist.

Kondisi pemukiman warga di Lingkungan Pasar Bawah Serbalawan, Simalungun, terendam air keruh setinggi hingga 3 meter akibat luapan Sungai Sikkam pasca hujan deras, Kamis (30/7/2026) malam, banjir dinilai lebih parah dibanding kejadian tahun 2017. Foto: Ist.

Simalungun-Mediadelegasi: Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tapian Dolok dan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Kamis (30/7/2026) malam memicu banjir besar. Air luapan Sungai Sikkam merendam Jalan Medan–Simpang Pondok Batu Silangit serta pemukiman di Lingkungan Pasar Bawah Serbalawan.

Kapolsek Dolok Batunanggar Iptu Rido V Pakpahan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sedikitnya 150 rumah warga yang berada di tepi sungai terendam air setinggi 1 hingga 3 meter.

“Korban jiwa negatif. Kerugian materiil belum dapat dirinci, saat ini kami bersama warga sedang melakukan pembersihan lumpur di lokasi,” ujar Rido saat dikonfirmasi Jumat (31/7) pagi.

Selain pemukiman warga, sejumlah fasilitas umum turut terdampak. Halaman sekolah Alwashliyah, SD Muhammadiyah, serta Masjid Taqwa Muhammadiyah terendam dan tertutup lumpur. Tembok penahan tanah di sisi Sungai Sikkam bahkan jebol diterjang arus deras.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Kampanye Sadar Wisata di Kawasan Danau Toba

Warga setempat Jamal Damanik menceritakan hujan turun terus-menerus sejak waktu Maghrib hingga menjelang tengah malam. Air mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 21.00 WIB dan baru surut dini hari pukul 01.00 WIB.

“Banjir kali ini jauh lebih dahsyat dibandingkan kejadian tahun 2017 silam. Ketinggian air mencapai tiga meter hingga menyentuh atap rumah,” ungkap Jamal.

Karena datang secara tiba-tiba, warga hanya sempat menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Barang-barang rumah tangga dan harta benda terpaksa ditinggal terendam air.
Jamal menambahkan kerusakan juga terjadi pada tembok pembatas dan bronjong di area sekolah yang kondisinya cukup parah.

Warga pun meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mengatasi masalah banjir yang kerap berulang, terutama saat musim hujan tiba.

Masyarakat menduga frekuensi dan debit banjir yang semakin besar dipengaruhi juga oleh pembangunan jalan tol Sinaksak–Dolok Merawan.

BACA JUGA:  Rem Blong, Truk Tabrak 6 Mobil, 5 Sepmor dan Tewaskan 5 Orang

Di jalur lintas Sumatera tepatnya Jalan Medan–Simpang Pondok Batu Silangit, banjir menyebabkan jalan tergenang total sehingga kendaraan roda dua maupun empat tidak bisa lewat dan memicu kemacetan panjang.

Personel Polsek Dolok Batunanggar segera diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Jalan baru dapat dilalui kembali setelah ketinggian air turun hingga sekitar 50 sentimeter menjelang dini hari.

Pagi harinya, Camat Dolok Batunanggar beserta unsur Muspika, BPBD, instansi terkait, dan warga bergotong royong membersihkan sisa lumpur di pemukiman, lingkungan sekolah, serta tempat ibadah.

Warga berharap penanganan hulu sungai dan perbaikan tanggul segera dilakukan agar musibah serupa tidak terus terulur dan merugikan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Ivan

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman
Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam
Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan
Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah
Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Sabu, Polres Simalungun Amankan Pria Bertato Beserta Barang Bukti
Dramatis! Pengejaran Wanita Gembong Sabu di Sei Torop, Anggota Polsek Bosar Maligas Terluka Tertusuk Duri Sawit demi Berantas Narkoba
Pelaksanaan Ibadah ASN Pemkab Simalungun: Perbedaan Keyakinan Tidak Menjadi Pemisah
Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:07 WIB

KMP Sumut II Kandas Dihantam Angin Kencang di Pelabuhan Tigaras, 22 Penumpang Aman

Kamis, 3 September 2026 - 16:39 WIB

Kebakaran Hebat Pabrik PT Evyap Sabun Sei Mangkei, 3 Pekerja Tewas Melompat dari Lantai Enam

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dapur MBG Bosar Maligas Mangkrak, Dugaan Jual-Beli Titik SPPG Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:52 WIB

Banjir Luapan Sungai Sikkam Rendam 150 Rumah di Simalungun, Lebih Parah dari Tahun 2017

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:01 WIB

Komitmen Brantas Narkoba, Polres Simalungun Berhasil Amankan Pria Asal Serdang Bedagai, Bawa 11 Paket Sabu dari Luar Daerah

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB