Simalungun-Mediadelegasi: Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun memastikan banyak peserta seleksi kompetensi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus guru, di Kabupaten Simalungun, tidak lolos passing grade atau tidak memenuhi nilai ambang batas.
“Secara umum kami lihat, mayoritas peserta tidak memenuhi passing grade,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun Parsaulian Sinaga kepada wartawan di Pamatangraya, Senin (20/9).
Menurutnya, ada 2.103 orang yang terdaftar sebagai peserta seleksi PPPK tahap I di Simalungun, sejak tanggal 13 sampai 17 September 2021.
Nilai kumulatif paling tinggi untuk seleksi kompetensi adalah 740 dengan rincian, 500 untuk seleksi kompetensi teknis, 200 untuk seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural serta 40 untuk wawancara.
Nilai ambang batas adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi. Misalnya, 130 nilai ambang batas untuk seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural serta 24 untuk wawancara.
Menurutnya, peserta yang tidak lolos passing grade tahap I, masih diberi kesempatan lagi untuk mengikuti seleksi tahap II pada bulan Oktober mendatang.
“Juga masih ada kesempatan ujian tahap III dan pesertanya pelamar yang tidak lolos tahap II ditambah pelamar dari luar daerah Kabupaten Simalungun,” urainya.
Kenapa Dipersulit
Ketua Forum Guru Honor Simalungun (FGHS) Ganda Armando Silalahi mengkritik tingginya passing grade dalam tes seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).