Bobby Nasution Ucapkan Belasungkawa atas Tewasnya Atlet Karate Sumut di Padang

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Merespon Soal Dua Atlet Karate Sumut Yang meninggal (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Bus ALS yang membawa rombongan atlet karate asal Sumatera Utara mengalami kecelakaan di pintu keluar tol Padang-Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Minggu (7/9/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 29 lainnya mengalami luka-luka.

Dua atlet karate yang meninggal dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Dhijey Lexie asal Sungai Tuan, Deli Sedang, dan Fakhri Akbar Faris Asseweth asal Medan Tembung. Keduanya merupakan peserta kejuaraan karate yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat.

Dua atlet karate yang meninggal dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Dhijey Lexie asal Sungai Tuan, Deli Sedang, dan Fakhri Akbar Faris Asseweth asal Medan Tembung. Keduanya merupakan peserta kejuaraan karate yang berlangsung di Padang, Sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengucapkan belasungkawa atas insiden tersebut. “Tentunya kami turut berduka atas meninggalnya atlet kita dari Sumatera Utara yang bertanding di Sumatera Barat yang kemarin kecelakaan dalam perjalanan kembali ke Sumatera Utara,” kata Bobby di Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (9/9/2025).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memberikan bantuan  kepada keluarga korban. Bobby Nasution mengatakan bahwa perwakilan dari Pemprov Sumut telah datang ke rumah duka untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban.

Bobby Nasution menjelaskan bahwa para atlet karate yang mengikuti kejuaraan di Padang bukan merupakan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melainkan perwakilan dari dojo atau tempat latihan masing-masing. “Kegiatan itu bukan kegiatan dari sekolah, bukan perwakilan dari Pemerintah Provinsi, tapi itu perwakilan dari dojo nya, pertandingan antar dojo di Sumatera Barat,” ucapnya.

Bobby Nasution berharap agar pihak-pihak yang membawa anak-anak dari Sumatera Utara ke luar daerah lebih hati-hati dalam kegiatan seni, budaya, dan olahraga. “Kami harapkan tentunya Dojo ataupun kegiatan-kegiatan yang berbau seni budaya, olahraga, harus benar-benar lebih hati-hati dalam mengirimkan anak-anak kami dari Sumatera Utara dalam bertanding ke luar daerah,” tutupnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Padang Pariaman, Ipda Rudi Purnama, mengatakan bahwa bus ALS dengan nomor polisi BK 7444 UA mengalami kecelakaan di pintu keluar tol Padang-Sicincin, tepatnya di Bundaran Akses Kapalo Hilalang Jalur A. Seluruh korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Pos terkait