Brigade 01 Unjuk Rasa di Simalungun Soroti Pengelolaan Dana Desa

- Penulis

Kamis, 25 November 2021 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Brigade 01 menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Simalungun, Kamis (25/11). Foto: D|Ist

Massa Brigade 01 menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Simalungun, Kamis (25/11). Foto: D|Ist

Simalungun-Mediadelegasi: Sekelompok orang mengatasnamakan Brigade 01 (Barisan Relawan Penggerak Desa) menggelar aksi unjuk rasa damai di Gedung DPRD Simalungun, Kamis (25/11). Massa menuntut pemerintah untuk mengelola Dana Desa sesuai aturan dan transparan.

Koordinator aksi, Royani Harahap meminta dikeluarkan regulasi terkait penggunaan Dana Desa dan tahapan-tahapan penggunaan Dana Desa. Transparansi dalam pembagian Dana Desa dinilai sangat penting.

“Dalam hal ini sudah banyak permasalahan yang timbul selama bergulirnya Dana Desa 7 tahun ini. Kita tahu, bagaimana serapannya, adanya intervensi-intervensi dari yang terkait dengan desa,” ucap Royani.

Brigade 01 juga meminta supaya dijalankan aturan (regulasi) yang ada di Indonesia.

“Oleh karena itu, kami dari Brigade 01 mendesak supaya reshufle DPMPN (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori) sampai ke akar akarnya,” pungkas Royani.

BACA JUGA:  Jalan Tol Sinaksak-Simpang Panei: Investasi Masa Depan Simalungun, Akses Lebih Mudah, Ekonomi Lebih Kuat

Menyahuti aspirasi massa, Wakil Ketua DPRD Simalungun Sastra Joyo Sirait mengatakan, siap menampung tuntutan Brigade 01 dan akan memmerjuangkannya. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Massa Brigade 01 melanjutkan aksi di Kantor Bupati Simalungun, Kamis (25/11). Namun, kali ini dihadang barisan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di pintu gerbang kantor bupati.

Hal itu membuat suasana cukup tegang. Massa pun berupaya menerobos barisan Satpol PP hingga merangsek ke dekat pintu kantor bupati. Kemudian, dilakukan orasi secara bergantian dan sejumlah spanduk dibentangkan. Tuntutan massa sama seperti yang disampaikan di DPRD Simalungun.

“Segera mereshufle DPMPN sampai ke akar-akarnya kalau mau desa itu baik, kalau mau desa itu menuju mandiri, kalau mau desa itu maju, tanpa ada intervensi dari dinas, instansi manapun,” kata koordinator aksi, Royani Harahap.

BACA JUGA:  Rem Blong, Truk Tabrak 6 Mobil, 5 Sepmor dan Tewaskan 5 Orang

Massa cukup kecewa karena tidak ada pejabat penting di lingkungan Pemkab Simalungun yang datang menanggapi aspirasi massa. Mereka kemudian membubarkan diri. D|Red-05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika
Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih: Pemkab Simalungun Adakan Rakor Khusus
Bupati Simalungun Resmikan SPPG Makan Bergizi Gratis ala Delphi: Standar Tinggi Dijamin
Pelajar SMK Tewas Tertabrak KA Siantar Express 
Hari Terakhir Gerbang Tol Simpang Panei Gratis,Diserbu Wisatawan Menuju Danau Toba Arus Lancar Terkendali
Pelabuhan Tigaras Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Penumpang ke Samosir
Natal Berdarah di Simalungun, Empat Orang Ditembak
Jelang Nataru, Pemkab Simalungun Ajak Masyarakat Agar Tidak Panic Buying

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:34 WIB

Kecelakaan Tragis Parapat Renggut Tiga Nyawa Seketika

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:47 WIB

Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih: Pemkab Simalungun Adakan Rakor Khusus

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:34 WIB

Bupati Simalungun Resmikan SPPG Makan Bergizi Gratis ala Delphi: Standar Tinggi Dijamin

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelajar SMK Tewas Tertabrak KA Siantar Express 

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:33 WIB

Hari Terakhir Gerbang Tol Simpang Panei Gratis,Diserbu Wisatawan Menuju Danau Toba Arus Lancar Terkendali

Berita Terbaru