Buku ‘Guru Patimpus’ Segera Diluncurkan

Kamis, 6 Oktober 2022 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Patimpus sang pendiri Kota Medan.  Foto: Ilustrasi

Guru Patimpus sang pendiri Kota Medan. Foto: Ilustrasi

Medan-Mediadelegasi: Buku berisi kisah tentang pegembaraan ‘Guru Patimpus” mendirikan Kampung Medan karya Arry Darma telah terbit dalam edisi khusus dan secara resmi segera diluncurkan di Medan, pada 22 Oktober 2022.

“Rencananya buku edisi khusus Guru Patimpus akan diluncurkan dalam sebuah acara di convention hall Hotel Danau Toba Medan pada 22 Oktober 2022,” kata ketua panitia peluncuran buku ‘Guru Patimpus’, John Roy Peter Kaban yang akrab disapa Roy Kaban kepada mediadelegasi di Medan, Kamis (6/10).

Ia menjelaskan, gagasan menerbitkan buku tentang Guru Patimpus dalam edisi khusus muncul dari keluarga besar Sembiring Pelawi yang merupakan salah satu dari garis keturunan Guru Patimpus.

Mereka merasa terpanggil untuk menerbitkan buku tersebut setelah mencermati hasil riset yang menyebutkan masih rendahnya jumlah warga Medan yang mengetahui Guru Patimpus sebagai pendiri Kota Medan 412 tahun silam.

“Berdasarkan data dan riset yang dilakukan, saat ini persentase warga Kota Medan yang mengenal Guru Patimpus Sembiring Pelawi sebagai pendiri Kota Medan hanya sekitar 23 persen, dari total penduduk di kota ini,” paparnya.

Menyikapi hal itu, pihaknya bekerja sama dengan Patimpus Pelawi Pendiri Kota Medan (PPPKM) sebaga salah satu dari empat Garis Keturunan Guru Patimpu terpanggil untuk meluncurkan buku tentang kisah pengembaraan Guru Patimpus mendirikan Kampung Medalam Tahun 1590.

Buku tersebut selain akan dipasarkan ke masyarakat, kata Roy Kaban, juga akan diusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk dijadikan sebagai salah satu buku pelajaran muatan lokal di sekolah.

BACA JUGA:  Antonius Tumanggor Luncurkan Buku "Saya Ada Untuk Anda"

Lebih lanjut ia mengatakan, sebanyak 20 persen dari total penjualan buku tersebut akan didonasikan untuk biaya pembangunan tugu atau geriten dan pemugaran makam Guru Patimpus di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.

“Makam Guru Patimpus di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak sudah saatnya dipugar agar masyarakat dan generasi penerus mengetahui makam tersebut merupakan sebuah situs yang sangat penting dalam sejarah berdirinya Kota Medan,” ujar Roy Kaban.

Selain itu, menurut dia, pemugaran makam dan pendirian tugu Guru Patimpus Sembiring Pelawi di sekitar lokasi tersebut juga sebagai bentuk penghargaan kepadaGuru Patimpus Sembiring Pelawi atas jasanya mendirikan Kota Medan pada tahun 1590 silam.

Tanah warisan
Sebagaimana diketahui, Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang lahir di Desa Ajijahe Tanah Karo 1540, hingga akhir hayatnya tidak memiliki tanah warisan untuk anak cucunya.

Guru Patimpus Pelawi merupakan sosok pria perkasa yang berjiwa petualang dan pengembara untuk menjalankan visi kemanusiaan, yaitu mengobati orang sakit dari satu daerah ke daerah lain mulai dari dataran tinggi Karo sampai ke Tanah Deli.

Pada setiap tempat, Guru Patimpus mendirikan pemukiman yang kemudian menjadi desa.

Menurut sejarah, Guru Patimpus juga mendirikan Sepuluh Dua Kuta, mulai dari Desa Perbaji Karo hingga terakhir di Medan.
Beberapa keturunannya, di antaranya anak pertama dari istri Br Sinuhaji, Bagelit Sembiring Pelawi yang mendirikan Desa Sukapiring dan keturunannya menjadi Raja Urung Datuq Sukapiring.

BACA JUGA:  Tawuran di Klambir V Raya Satu Tewas

Anak dari istri kedua yang juga Br Sinuhaji di Desa Ajijahe, bernama Jenda Sembiring Pelawi menjadi Raja Ajijahe.

Dari istri ketiga Br Bangun di Desa Perbaji, Aji Sembiring Pelawi menjadi Raja di Desa Perbaji.

Anaknya kedua diberi nama Raja Kita Sembiring Pelawi menjadi Raja di Desa Durin Kerajaan di Kabupaten Langkat.

Istri keempat Br Tarigan putri Raja Pulo memberinya dua anak laki-laki yang diberi nama Kolok (Hafiz Tua) Sembiring Pelawi dan Kecik (Hafiz Muda) Sembiring Pelawi yang kemudian menjadi Raja Urung Sepuluh Dua Kuta.

Pada tahun 1590, Guru Patimpus dan istrinya Br Tarigan menemukan Sungai Babura yang saat itu belum ada namanya.

Di sanalah Guru Patimpus mendirikan gubuk untuk tempat tinggal dan mengobati orang-orang yang sakit.

Pengobatan yang dilakukan Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada masa itu ternyata banyak yang sembuh, sehingga orang menyebut wilayah tempat tinggalnya itu dengan nama Madaan atau dalam bahasa Karo artinya sembuh.

Seiring dengan perjalanan waktu, akhirnya semua orang mengatakan daerah itu menyebutnya Medan.

Menjelang akhir hayatnya, Guru Patimpus Sembiring Pelawi berpesan kepada istrinya Br Tarigan jika dirinya meninggal dunia agar dimakamkan di Desa Lama, Hamparan Perak. D|Red-04

Satu tanggapan untuk “Buku ‘Guru Patimpus’ Segera Diluncurkan”

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB