BYD Bidik Ekspor 1 Juta Unit Kendaraan Energi Baru di Pasar Global pada 2025

BYD, raksasa otomotif dari Tiongkok. (Foto : Ist.)

Sebuah laporan dari Rhodium Group mengungkapkan bahwa BYD mampu meraih laba bersih sebesar USD 5.000 per unit kendaraan yang dijual di Eropa, meskipun dikenakan tarif tinggi. Angka ini jauh melampaui laba per unit di pasar domestik Tiongkok yang hanya sekitar 9.000 yuan atau setara dengan USD 1.260.

Perbedaan laba yang mencolok ini menggarisbawahi pentingnya pasar ekspor bagi keberlanjutan dan profitabilitas BYD. Penjualan di luar negeri tidak hanya menambah volume, tetapi juga secara substansial meningkatkan margin keuntungan, menjadikannya pilar utama dalam strategi bisnis perusahaan.

Secara keseluruhan, penjualan global BYD juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat. Dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, perusahaan ini berhasil menjual 2.458.914 unit kendaraan penumpang secara global, meningkat 26,2 persen dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan daya tarik produk BYD yang semakin meluas di seluruh dunia.

Bacaan Lainnya

Meskipun demikian, ada tanda-tanda perlambatan yang patut diperhatikan. Penjualan BYD pada bulan Juli hanya mengalami kenaikan 0,1 persen secara tahunan, mencatatkan rekor pertumbuhan terlemah dalam 1,5 tahun terakhir. Fenomena ini bisa menjadi sinyal bagi BYD untuk mengoptimalkan strategi mereka guna menjaga momentum pertumbuhan di masa depan.

Dengan strategi ekspansi yang agresif dan fokus pada produksi lokal, BYD tampaknya siap menghadapi tantangan global. Target ambisius 1 juta unit ekspor di tahun 2025 bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari keyakinan dan komitmen BYD untuk menjadi pemimpin di pasar kendaraan energi baru global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait