BYD Ungkap Strategi Harga Kompetitif Mobil Listrik di Indonesia: Integrasi Vertikal dan Efisiensi Logistik

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BYD Ungkap Strategi Harga Kompetitif Mobil Listrik di Indonesia. (Foto : Ist.)

BYD Ungkap Strategi Harga Kompetitif Mobil Listrik di Indonesia. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka asal Tiongkok, telah menggemparkan pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan jajaran mobil listrik yang sangat kompetitif. Pertanyaan besar pun muncul: bagaimana BYD mampu menawarkan mobil listrik dengan fitur premium namun dengan harga yang sangat menarik?

Salah satu contohnya adalah BYD Atto 1, city car listrik yang baru saja diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) bulan lalu. Mobil ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp195 juta hingga Rp235 juta. Harga ini bersaing ketat dengan city car konvensional yang masih menggunakan mesin pembakaran internal, yang harganya berkisar antara Rp170 juta hingga Rp250 jutaan.

Luther T Panjaitan, Head of PR and Government Relation BYD Indonesia, menjelaskan bahwa kunci dari strategi harga kompetitif BYD terletak pada konsep integrasi vertikal. BYD memiliki kemampuan untuk memproduksi sendiri seluruh komponen utama hingga komponen pendukung kendaraan listrik, sehingga menghasilkan efisiensi biaya yang signifikan.

BACA JUGA:  Jamaluddin Jompa: Kisah Rektor yang Terus Meneliti dan Menginspirasi Dunia Akademik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita memproduksi baterai, motor, wiring system, software. Komponen-komponen ini sangat memengaruhi harga produksi sebuah kendaraan. Dengan memproduksi sendiri, kita mampu mencapai total economic upscale dalam produksi,” ujar Luther saat acara test drive Atto 1 di Sukoharjo, Kamis (14/8/2025).

Integrasi vertikal ini memungkinkan BYD untuk mengendalikan biaya produksi secara keseluruhan, mulai dari bahan baku hingga perakitan akhir. Selain itu, volume penjualan yang tinggi juga berkontribusi pada efisiensi biaya produksi.

“Keseluruhan faktor ini menghasilkan level harga yang sangat kompetitif. Ini bukan strategi yang dibuat-buat, tetapi hasil dari efisiensi yang kami capai,” tegas Luther.

Selain integrasi vertikal, BYD juga memiliki strategi logistik yang efisien. Perusahaan ini memiliki kapal sendiri untuk mengirimkan produknya ke Indonesia, sehingga memangkas biaya pengiriman secara signifikan.

BACA JUGA:  Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta Digelar Sederhana, Gubernur Imbau Tak Ada Kembang Api

“Bayangkan berapa banyak yang bisa kita hemat dengan memiliki kapal sendiri. Biaya kepemilikan kapal ini sangat kecil dibandingkan dengan biaya yang harus kita keluarkan jika menggunakan jasa pengiriman pihak ketiga,” kata Luther.

Dengan kombinasi integrasi vertikal dan efisiensi logistik, BYD mampu menekan biaya produksi dan distribusi secara signifikan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menawarkan mobil listrik dengan harga yang sangat kompetitif di pasar Indonesia.

Strategi ini terbukti berhasil menarik perhatian konsumen Indonesia. BYD telah mencatat penjualan yang signifikan sejak peluncuran produk-produknya di Indonesia. Dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang terjamin, BYD siap menjadi pemain utama di pasar mobil listrik Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru