Artefak tertentu dalam sistem budaya seringkali dijadikan sebagai referensi utama untuk membayangkan bagaimana interaksi sosial pada suatu sistem budaya di zamanya sehingga menjadi sejarah bangsa.
Garung-garung, sebuah tabung dari bambu dililit (dirompu) dengan rotan agar tidak mudah pecah dan tutupnya dibuat dari kayu, misalnya, pada zaman dahulu digunakan suku Batak untuk tempat air minum.
Bupati Toba Poltak Sitorus, menyampaikan apresiasi The Batak Culture Exhibition yang digelar Torang Sitorus karena akan semakin mengenalkan secara luas tentang kebudayaan Batak.
“Pemkab Toba juga terus mendukung pelestarian budaya Batak termasuk untuk anak-anak,” katanya.
Pemkab Toba, misalnya, meminta pihak sekolah membuat seragam berbahan ulos atau minimal menggunakan selempang ulos
Bahkan, di sejumlah sekolah di KabupatenToba saat ini ada kewajiban memutar musik lagu Batak.
“Kebudayaan Batak memang harus terus dikembangkan. Apalagi kawasan Danau Toba merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN,” tuturnya.
Sebelumnya, Torang pada pertengahan Juni 2022 juga mengadakan pameran serupa di Jakarta dan Bali. Pameran itu juga mendapat sambutan positif. D|Red-04/rel