Medan-Mediadelegasi: Video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas hiburan malam di Amavi Ultra Lounge saat bulan Ramadan menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Batubara, menyatakan pihaknya telah menerima informasi yang beredar dan langsung mengambil langkah awal.
“Sudah kita terima informasinya. Saat ini tim lagi saya arahkan untuk cek lokasi dan melakukan BAP,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Selasa (17/03/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, proses pengecekan lapangan dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar, sekaligus mengumpulkan data dan keterangan yang diperlukan melalui mekanisme Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Diketahui, dalam video yang beredar, terlihat suasana yang diduga menyerupai aktivitas hiburan malam dengan musik dan keramaian pengunjung. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait waktu pasti kejadian maupun kepastian apakah aktivitas tersebut berlangsung saat Ramadan.
Polemik ini juga mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat, termasuk mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan agar dilakukan evaluasi terhadap izin operasional tempat hiburan malam tersebut.
Di sisi lain, Amavi Ultra Lounge disebut berada dalam fasilitas hotel, yang dalam beberapa kasus memiliki pengaturan tersendiri terkait operasional. Meski demikian, aspek kepatuhan terhadap aturan serta sensitivitas sosial selama Ramadan tetap menjadi perhatian publik.
Dinas Pariwisata Kota Medan menegaskan akan menindaklanjuti temuan di lapangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Amavi Ultra Lounge belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












