Buku “Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton” Diluncurkan

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Peluncuran Buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton di Pangururan

Kegiatan Peluncuran Buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton di Pangururan

Kemudian menurut buku Batara Sangti (Sejarah Batak 1977.235) leluhur sukubangsa Tobatua adalah akibat “pengisolasiandiri sendiri” si Raja Batak dan kedua putranya Guru Tateabulan dan Raja Isumbaon beserta keluarganya di Pusuk Buhit.

Legenda-legenda  tersebut dimuat secara terbatas dan menyerahkan kepada pembaca untuk menyimpulkannya, apakah nenek moyang Orang Batak lahir dari putri khayangan. Bahwa Si Raja Batak memperanakkan Guru Tateabulan dan Raja Isumbaon. Selanjutnya, Raja Isumbaon memperanakkan Raja Sorimangaraja, Raja Asiasi, Raja Songkar Somalidang.

Menurut Bachtiar Sitanggang, Buku Tarombo ini berdasarkan fakta dan data  dalam buku-buku sebelumnya memuat: Bahwa Raja Sorimangaraja anaknya tiga, yaitu, Sorba Dijulu Raja Nai Ambaton yang juga disebut Sindar Mataniari, Sorba Dijae, Sorba Dibanua.

BACA JUGA:  Apresiasi Buat Kapolres Sediakan Dapur Umum

Sorba Dijulu/Nai Ambaton anaknya dua, yaitu Raja Sitempang dan Raja Nabolon. Raja Sitempang anaknya dua, yaitu Raja Hatorusan dan Raja Natanggang (Raja Pangururan). 

Raja Natanggang/Raja Pangururan anaknya Raja Panukkunan (Tanjabau) kemudian menjadi Sitanggang Bau, Raja Pangadatan dan Raja Pangulu Oloan/Raja Sigalingging.

Raja Panukkunan/Sitanja Bau atau Sitanggang Bau anaknya dua, adalah Raja Sitempang (mengambil nama Ompungnya) dan Raja Tinita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan
Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang
PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding
Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Berita ini 338 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pengadilan Negeri Balige Eksekusi Lahan Warisan Keluarga Simbolon di Pangururan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Rumah Batak Manifestasi Etika Kristen dan Penatalayanan Ciptaan, Kata Wilmar Simandjorang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:08 WIB

PTUN Medan Batalkan Sertifikat Hak Pakai Pemkab Samosir, Pemerintah Ajukan Banding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Berita Terbaru