Buku “Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton” Diluncurkan

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Peluncuran Buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton di Pangururan

Kegiatan Peluncuran Buku Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton di Pangururan

Buku ini juga disarikan dari berbagai buku serta tarombo, yaitu: Tarombo Si Raja Batak oleh Nahum Sidabutar (Tomok 1976),  Tarombo Nahoda Raja SimbolonTua Si Onom Hudon yang dibacakan  Raja Oloan Tumanggor pada Diskusi Tarombo Parna, Minggu,  8 Maret 2020 di Aula Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI)  Jakarta.  

Tarombo tersebut sekaligus meluruskan dan membantah buku WM Hutagalung (Pustaha Batak,  Tarombo dohot Turi-turian ni Bangso Batak.1991.137) serta buku JC Vergouwen (Masyarakat dan Hukum Adat Toba) dan penulis lain yang mengacu kepada buku WM Hutagalung tersebut.

Dengan demikian bahwa Raja Sitempang tidaklah sama dengan Munte sebagaimana buku WM Hutagalung, dan Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk dan Sidauruk bukanlah keturunan Munte atau Munthe.

BACA JUGA:  IPK dan Noni Situmorang Serahkan Bantuan APD

Menguatkan argumentasi tersebut dimuat juga dua tulisan dalam buku ini,  yaitu tulisan: Jahaum Simalango dan  R Monang PSPH Munthe, tentang asal-usul Marga Munthe yang mana kedua penulis tersebut  sama sekali tidak mengaitkan Munte dengan Raja Sitempang, apalagi dengan Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk dan Sidauruk.

Fakta konkret juga dikemukakan  Juru Bicara Forum Komunikasi Munte Se-Indonesia pada Diksusi Tarombo PARNA, 8 Maret 2020 di aula FH UKI Jakarta, yang dengan tegas menyatakan bahwa Munte berasal dari Tambatua.

Untuk menguatkan bahan-bahan bahwa Anak Raja Nai Ambaton bukan enam, bukan lima atau empat, tetapi dua, yaitu Raja Sitempang dan Raja Nabolon, walau penyebutannya berbeda, oleh Nahum Sidabutar: Raja Sotempang; Tarombo Nahoda Raja Simbolon Tua Si Onom Hudon menyebut Sitanja Bau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam
Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP
Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades
HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman
Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat
Tim Gabungan Pemkab Samosir Hentikan Reklamasi Ilegal di Sempadan
Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
SMAN 1 Simanindo Keluar Sebagai Juara Turnamen Piala Bupati Samosir U-17
Berita ini 430 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:04 WIB

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam

Jumat, 25 September 2026 - 23:06 WIB

Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIB

Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat

Berita Terbaru