Dua Bulan Keracunan MBG Karo, Orang Tua Murid Demo Tuntut Keadilan & Penetapan Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang tua murid korban keracunan MBG berunjuk rasa depan DPRD Karo, Kamis (8/10/2026). Dua bulan pasca insiden, tuntut penetapan KLB, kejelasan kompensasi, dan penetapan tersangka agar kepastian hukum terwujud. Foto: Ist.

Orang tua murid korban keracunan MBG berunjuk rasa depan DPRD Karo, Kamis (8/10/2026). Dua bulan pasca insiden, tuntut penetapan KLB, kejelasan kompensasi, dan penetapan tersangka agar kepastian hukum terwujud. Foto: Ist.

Karo-Mediadelegasi: epat dua bulan berlalu sejak insiden keracunan massal terkait program Makan Bergizi Gratis menimpa ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (13/8/2026), para orang tua murid kembali turun ke jalan menuntut kejelasan penanganan kasus tersebut. Aksi unjuk rasa digelar di depan gedung DPRD Karo, Kamis (8/10/2026), sebagai bukti belum adanya kepuasan atas penanganan yang dilakukan sejauh ini.

Para orang tua mendesak seluruh pihak terkait untuk segera bertanggung jawab atas peristiwa yang menyebabkan ratusan anak mengalami gangguan kesehatan. Mereka menegaskan peristiwa ini tidak boleh dibiarkan menguap tanpa kejelasan siapa yang harus menanggung beban kerugian dan penderitaan yang dialami para korban.

Massa meminta DPRD Karo segera mengirimkan surat resmi sekaligus memanggil Bupati Karo Antonius Ginting untuk membahas langkah konkret penanganan para korban, termasuk penyediaan dana taktis guna membantu pemulihan kesehatan anak-anak. Mereka menilai jika hanya menunggu mekanisme dari Badan Gizi Nasional, prosesnya akan terlalu lambat dan berbelit-belit.

Kekhawatiran terhadap birokrasi yang panjang mendorong para orang tua menuntut peran aktif pemerintah daerah. Kompensasi dan penanganan kesehatan tidak boleh tertunda hanya karena menunggu prosedur yang berjenjang di tingkat pusat. Kebutuhan anak-anak saat ini mendesak dan tidak bisa ditunda lebih lama lagi.

BACA JUGA:  14 Karyawan Reaktif Corona, Supermarket Brastagi Masih Buka

Selain persoalan kompensasi, para orang tua juga menagih janji DPRD Karo untuk ikut mengawal penyelesaian kasus, termasuk mendesak penetapan status Kejadian Luar Biasa. Penetapan KLB dinilai penting agar penanganan lebih cepat, terpadu, dan didukung alokasi anggaran yang memadai.

Massa juga meminta pimpinan DPRD Karo bersama-sama mendatangi Polres Karo guna mempertanyakan perkembangan pengaduan yang telah mereka sampaikan. Hingga kini, proses hukum dinilai belum menunjukkan kemajuan yang berarti dan belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut para orang tua, ketiadaan tersangka sangat memprihatinkan mengingat skala dampak yang dialami. “Tukang bakso saja yang menyebabkan orang keracunan langsung jadi tersangka. Ini program pemerintah yang menyebabkan ratusan siswa menderita, justru tidak ada tersangka,” tegas salah satu perwakilan massa.

Massa menegaskan tuntutan mereka bukan semata-mata soal materi, melainkan soal keadilan dan martabat daerah. “Kami bukan mengejar materi. Tapi ini demi marwah Kabupaten Karo. Ini program pemerintah, tetapi justru menyengsarakan rakyat. Kami meminta peristiwa ini masuk KLB. Bukan masalah nilainya. Kami ingin peristiwa serupa tidak terjadi lagi di Karo,” ujarnya.

BACA JUGA:  Breaking News: Rumah Wartawan di Karo Diduga Dibakar, Sempurna Pasaribu, Istri, Anak dan Cucunya Tewas

Di hadapan para wakil rakyat, para orang tua memohon agar DPRD Karo tidak sekadar menerima aspirasi, melainkan benar-benar mengawal penyelesaian kasus hingga tuntas. Anak-anak mereka masih mengalami dampak kesehatan sekaligus trauma yang mendalam, dan belum pulih sepenuhnya hingga hari ini.

“Tegakkan keadilan bagi kami. Bapak dan Ibu DPRD yang terhormat, tolonglah tegakkan keadilan bagi kami. Sampai hari ini anak-anak kami masih trauma, dan kesehatannya belum pulih,” ungkap seorang orang tua dengan nada haru.

Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring menerima langsung aspirasi para korban. Sekretariat DPRD Karo juga menyampaikan hasil pertemuan dengan pihak Badan Gizi Nasional terkait penanganan kasus ini. DPRD Karo berjanji akan mempertemukan pihak-pihak terkait guna mencari jalan keluar yang adil dan cepat.

Sementara itu, DPD PDIP Sumut diketahui telah menyalurkan bantuan kepada 495 siswa terdampak melalui rekening tabungan BRI, dengan nominal yang disesuaikan kondisi masing-masing. Namun bantuan tersebut dinilai belum menjawab tuntutan keadilan dan tanggung jawab hukum yang didesak para orang tua. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atas Instruksi Wapres Gibran, Agnesia Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta
Zona Merah Sinabung Dipersempit, Warga Desa Kuta Tengah Mulai Dipulangkan
Gunung Sinabung Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter
Barak Narkoba Kembali Digerebek, Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel
Kapolres Karo Hadiri Pesta Tahun Rumahrih, Polsek Barusjahe Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif
Bandel Beroperasi Lagi, Polres Karo Kembali Gerebek Barak Narkoba dan Judi di Sukatendel
Satresnarkoba Polres Karo Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pinggir Jalan Kacaribu
KASAT LANTAS POLRES KARO BERIKAN SAMBUTAN DAN HIMBAUAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS PADA KEGIATAN YAMAHA MAXI DAY 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Dua Bulan Keracunan MBG Karo, Orang Tua Murid Demo Tuntut Keadilan & Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 12:17 WIB

Atas Instruksi Wapres Gibran, Agnesia Korban Keracunan MBG Karo Dirujuk ke Jakarta

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WIB

Zona Merah Sinabung Dipersempit, Warga Desa Kuta Tengah Mulai Dipulangkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:13 WIB

Barak Narkoba Kembali Digerebek, Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel

Berita Terbaru