Dugaan Korupsi RSUP Adam Malik dan BWS II Diungkap Blak-blakan

Jumat, 26 Maret 2021 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PB Alamp Aksi saat gelar demo di pelataran Kejatisu

PB Alamp Aksi saat gelar demo di pelataran Kejatisu

Medan-Mediadelegasi:  Dugaan korupsi di lingkungan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) II Provinsi Sumatera Utara). Tampaknya bikin gerah pegiat anti korupsi.

Puncaknya pun, puluhan orang menamakan diri Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB Alamp Aksi) mendatangi Kantor Kejatisu dan blakan-blakan item per item bongkar dugaan kerugian negara, di Pelataran Kejatisu, Jalan AH Nasutionan, Kamis, (25/3/2021).

Dalam pernyataan sikapnya, PB Alamp Aksi menyampaikan, bahwa pantauan di lapangan ditemukan kalau pelaksanaan kegiatan atau proyek Jaringan Sumber Air  di lingkungan Satker SVNT BWS Sumut II diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Kemudian dalam pernyataan sikapnya juga dirinci, kalau pekerjaan proyek Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Selayang, dengan pagu anggaran sebesar Rp7.922.709.000 dan hasil negosiasi sebesar Rp 6.541.385.403,14, bersumber APBN Tahun 2020 dan dikerjakan CV Parhombanan, diduga asal jadi dan tidak sesuai dengan bestek.

BACA JUGA:  Pj Gubsu Bangga Polda Sumut jadi Polda Terbaik di Indonesia

“Dari investigasi kami bahwa pengikat kunci bawah untuk penutup pintu air diduga tidak ada, lantai bawah pintu air diduga belum dikerjakan,” sebut orator PB Alamp Aksi, yang kemudian disambut yel-yel peserta aksi.

Dalam orasi PB Alamp Aksi juga dibeberkan kalau kondisi dinding bawah sungai sudah banyak berlubang dan sudah rusak padahal pengejaran proyek tersebut terbilang masih baru. “Pekerjaan itu belum sampai setahun namun sudah kropos. Ini patut diduga adanya korupsi dalam proyek itu,” ungkap orator dengan pengeras suara.

Selain itu, PB Alamp Aksi dalam orasinya juga menuding oknum-oknum di RSUP H Adam Malik Medan juga terindikasi dugaan korupsi  terkait kegiatan penanganan Corona Virus Deseas Nineteen (Covid-19).

Orator PB Alamp Aksi juga merinci, bahwa RSUP H Adam Malik Medan melakukan tender cepat pengadaan obat-obatan dan alat alat kesehatan (Alkes). “Namun dalam kegiatan tersebut diduga ada terjadi praktek KKN,” ulas orator.

BACA JUGA:  Harli Siregar Pimpin Pelantikan Pejabat Tinggi Kejati Sumut, Ingatkan Soal Keadilan dan Pemberantasan Korupsi

Bahkan orator PB Alamp Aksi dalam  orasinya menuding dugaan bahwa RSUP H Adam Malik melakukan konspirasi  atau “persekongkolan jahat” dengan pihak ketiga (rekana) dalam proyek pengadaan obat- obatan dan Alkes untuk menangani Covid 19 itu.

Dalam orasi itu juga dirinci, bahwa rekanan yang telah menerima pembayaran proyek tersebut adalah PT Anugerah Aron Medica sebesar Rp 2.080.089.424 dan PT Kimia Farma sebesar Rp 2.152.523.580.

Mengakhiri pernyataan sikap, Orator PB Alamp Aksi menyampaikan agar Kejatisu segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku dugaan korupsi di BWS Sumut II dan RSUP H Adam Malik Medan. Aksi demo PB Alamp Aksi itu disambut Staf Humas Kejatisu Jekson Lumban Gaol SH.

“Segera kita sampaikan kepada pimpinan dan diharapkan agar PB Alamp Aksi melaporkan secara resmi kepada Kejatisu supaya secepatnya ditindaklanjuti sesuai prosedur dan undang-undang,” sebut Jakson Lumban Gaol kepada peserta aksi. D|Med-Sahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru