Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu 700 Meter ke Langit Maluku Utara

Kamis, 9 April 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Kamis (09/04/2026) pagi dengan kolom abu 700 meter, warga diminta waspada dan menjauhi radius bahaya. Foto: Ist.

Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Kamis (09/04/2026) pagi dengan kolom abu 700 meter, warga diminta waspada dan menjauhi radius bahaya. Foto: Ist.

Halamahera Barat-Mediadelegasi: Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan mengalami erupsi pada Kamis (9/4/2026) pagi. Letusan dahsyat ini terjadi sekitar pukul 07.42 WIT, melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 700 meter ke angkasa, membubung di atas puncak gunung. Kejadian ini mengingatkan kembali akan potensi keganasan alam yang tersimpan di wilayah tersebut.

Gunung Ibu Erupsi: Kolom Abu 700 Meter Hamburkan Material Vulkanik

Menurut laporan dari petugas pengamatan gunung api, M Saum Amin, kolom abu yang teramati memiliki ciri khas berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal. Arah sebaran abu vulkanik ini terpantau bergerak dominan ke arah selatan dan barat daya, berpotensi memengaruhi wilayah permukiman di sekitarnya. Hingga laporan ini disusun, aktivitas erupsi Gunung Ibu dilaporkan masih terus berlangsung, menunjukkan bahwa fenomena alam ini belum sepenuhnya mereda.

“Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Kamis, 09 April 2026, pukul 07:42 WIT tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak,” ujar M Saum Amin dalam laporannya yang dikutip pada Kamis (9/4/2026). Pernyataan ini mengkonfirmasi tingginya kolom abu yang berhasil dimuntahkan oleh gunung api aktif ini, menjadikannya peristiwa vulkanik yang signifikan di wilayah tersebut.

Menyikapi potensi bahaya yang ditimbulkan oleh erupsi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan serangkaian rekomendasi penting bagi masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ibu. Rekomendasi utama adalah larangan beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif gunung tersebut.

BACA JUGA:  Penumpang Pesawat Lion Air Jakarta-Kualanamu Teriak Ada Bom Diamankan Polisi

Selain itu, PVMBG juga menetapkan perluasan sektoral hingga radius 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara. Area ini dianggap memiliki potensi risiko lebih tinggi akibat arah sebaran abu dan material vulkanik lainnya yang dapat terbawa angin.

Bagi masyarakat yang berada di area yang berpotensi terdampak hujan abu, PVMBG mengimbau agar segera menggunakan alat pelindung diri yang memadai. Penggunaan masker sangat disarankan untuk mencegah gangguan pernapasan akibat menghirup partikel abu halus, sementara kacamata dapat melindungi mata dari iritasi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/prabowo-lantik-hakim-mk-dan-ombudsman-pekan-ini/

PVMBG juga memberikan peringatan penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang sumbernya tidak jelas atau tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hoaks dan informasi yang salah dapat menimbulkan kepanikan yang tidak perlu. Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti arahan dan informasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta untuk terus menjalin koordinasi yang erat dengan PVMBG serta Pos Pengamatan Gunung Ibu yang berlokasi di Gam Ici. Komunikasi yang intensif ini penting untuk memastikan bahwa pemerintah daerah selalu mendapatkan informasi terkini dan akurat mengenai perkembangan aktivitas gunung api, sehingga dapat mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat waktu.

BACA JUGA:  Heboh Syarat STNK Beli BBM Subsidi, Pertamina Resmi Batalkan Rencana Itu

Erupsi Gunung Ibu ini menambah daftar panjang gunung berapi aktif di Indonesia yang menunjukkan peningkatan aktivitasnya. Sebelumnya, Gunung Dukono di Maluku Utara juga dilaporkan mengalami erupsi pagi ini, menyemburkan kolom abu setinggi 400 meter. Fenomena ini menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai negara dengan cincin api yang aktif.

PVMBG juga mengingatkan bahwa letusan Gunung Semeru di Jawa Timur beberapa waktu lalu sempat meluncurkan awan panas sejauh 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan potensi bahaya sekunder yang dapat ditimbulkan oleh erupsi gunung berapi, seperti aliran lahar dan awan panas.

Pihak berwenang terus memantau aktivitas Gunung Ibu secara ketat. Laporan sebelumnya juga menyebutkan adanya erupsi yang memuntahkan kolom abu setinggi 500 meter, menunjukkan bahwa aktivitas gunung ini bersifat fluktuatif dan perlu kewaspadaan berkelanjutan.

Dengan adanya rekomendasi dan peringatan yang telah dikeluarkan, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko. Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan kesadaran akan potensi bencana alam adalah kunci mitigasi yang efektif. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli

Berita Terbaru

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agung Ardiyanto,SH.,MH. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Kedisiplinan Pegawai Saat Apel Pagi

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:08 WIB