Hendra: Kualitas Aktivis Mahasiswa Tergadaikan

Ketua Sapma UIN Sumut, Hendra
Ketua Sapma UIN Sumut, Hendra

Pola aksi yang belakangan terjadi dengan mengumpulkan 5-10 orang datang dan membentangkan spanduk, lalu kemudian pergi serta pola-pola lain seperti “aksi mogok makan” yang baru-baru ini terjadi, menurut Hendra benar-benar menyimpang kebiasaan aktivis kampus.

“Seorang aktivis baru akan turun ke jalan setelah benar-benar memahami dan menyadari akan masalah atau objek yang menjadi alasannya melakukan aksi. Seterusnya meyakini bahwa aksinya benar-benar demi kemaslahatan umum terutama mahasiswa dalam konteks di dalam kampus,” bebernya.

Hendra juga menyinggung tentang blackmailing activist yang memang menjadi fenomena di dunia. Dia menolak jika ada aksi-aksi mahasiswa yang bertujuan pragmatis, sektoral apalagi jika disetir atau ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Bacaan Lainnya

“Sebagai mahasiswa saya sangat menyayangkan adanya indikasi oknum dosen UINSU justru telah menjadi aktor di belakang layar pada berbagai aksi yang terjadi belakangan,” bebernya.

Lebih jauh, Hendra menghawatirkan, jika sebagian aksi-aksi ini justru sengaja didorong atau diprovokasi oleh oknum-oknum yang merupakan barisan sakit hati serta oknum-oknum yang tidak menghendaki terjadinya perbaikan dan kemajuan UIN Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, Hendra juga menyampaikan dukungan serta keseiapannya dalam mengawal setiap upaya perbaikan yang dilakukan oleh Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA selama itu demi kemajuan UIN Sumatera Utara di masa mendatang. D|Med-rel.

Pos terkait