Bobby Nasution Dinilai Punya Komitmen Kuat Berantas Korupsi

Rabu, 2 Juli 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Bobby Nasution. Foto: ist

Gubernur Sumut Bobby Nasution. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Medan Area (UMA) Dr. Walid Mustafa Sembiring, M.Si menilai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mempunyai komitmen kuat memberantas korupsi di jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

 

 

 

 

 

 

“Kasus penangkapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut (nonaktif) Topan Obaja Putra Ginting justru memperkuat upaya bersih-bersih yang sedang dijalankan Gubernur Sumut Bobby Nasution,” katanya dalam keterangan tertulis, di Medan, Rabu (2/7).

Komitmen Bobby Nasution dalam upaya mendukung pencegahan dan pemberantasan korupsi, lanjutnya, telah pula ditegaskannya jika sewaktu-waktu dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Topan Ginting.

 

 

 

 

 

“Pak Gubernur secara terbuka menyatakan siap jika dimintai keterangan oleh KPK. Artinya, beliau tidak ingin main-main dalam membangun pemerintahan yang bersih,” ujar Walid Sembiring.

 

 

 

 

 

Menurut dia, langkah Bobby untuk menertibkan jajaran birokrasi merupakan hal wajar dan menjadi tren positif dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

BACA JUGA:  Bobby Minta Perumda Tirtanadi Turunkan Tarif bagi Warga Berpenghasilan Rendah

 

 

 

 

“Langkah ini justru memperlihatkan komitmen kuat beliau untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi,” katanya.

 

 

 

 

 

Ia menambahkan, meskipun baru menjabat kurang dari setahun, sudah tiga pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang terjerat kasus korupsi.

 

 

 

 

 

Walid menilai situasi ini merupakan momentum penting bagi Bobby untuk memperkuat integritas pemerintahan yang dipimpinnya.

 

 

 

 

“Kondisi ini menjadi pintu masuk bagi gubernur untuk melakukan reformasi birokrasi lebih dalam. Di sisi lain, situasi ini akan semakin memudahkan beliau membangun sistem yang bersih,” tegasnya.

 

 

 

 

 

 

Walid juga menilai Bobby tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan mengingat proses hukum terhadap Topan Obaja Putra Ginting atau Topabn Ginting tetap berjalan.

 

 

 

BACA JUGA:  Harli Siregar Pimpin Pelantikan Pejabat Tinggi Kejati Sumut, Ingatkan Soal Keadilan dan Pemberantasan Korupsi

 

Sebagaimana diketahui, Topan Ginting diduga terlibat suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dengan nilai kontrak mencapai Rp 231,8 miliar.

 

 

 

 

 

 

Topan Ginting merupakan oknum pejabat eselon II Pemprov Sumut ketiga yang terjerat kasus korupsui sepanjang Januari hingga awal Juli 2025.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut Ilyas Sitorus telah ditahan Kejari Batu Bara terkait dugaan korupsi pekerjaan belanja software perpustakaan digital dan media pembelajaran digital tingkat SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara pada tahun anggaran 2021 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,8 miliar.

 

Berikutnya, mantan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut Zumri Sulthony dinyatakan terlibat kasus dugaan korupsi penataan Situs Benteng Putri Hijau di Kabupaten Deli Serdang yang merugikan keuangan negara sebesar Rp817.008.240,00. D|Red

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru