Gunung Ile Lewotolok di NTT Kembali Erupsi, 26 Kali Letusan dalam 6 Jam

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Ile Lewotolok di NTT Kembali Erupsi. (Foto : Ist.)

Gunung Ile Lewotolok di NTT Kembali Erupsi. (Foto : Ist.)

Lembata-Mediadelegasi : Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas tinggi dengan 26 kali mengalami letusan dalam kurun waktu 6 jam pada Kamis (3/7/2025) pagi. Letusan tersebut disertai lontaran lava pijar, dentuman, serta asap putih dan kelabu.

Aktivitas vulkanik ini dipantau langsung oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, yang melaporkan bahwa gunung api aktif ini masih berada pada Status Level III Siaga.

Petugas Pos Pengamatan Syawaludin menjelaskan bahwa letusan terjadi antara pukul 06.00 hingga 12.00 WITA. “Ya, teramati 26 kali letusan dengan tinggi 300–400 meter dan warna asap putih hingga kelabu. Letusan disertai lontaran lava ke empat arah,” ujarnya.

Letusan juga disertai dentuman lemah hingga kuat serta lontaran lava pijar ke berbagai arah, termasuk timur, tenggara, selatan, dan barat daya. Jarak lontaran lava pijar mencapai hingga 1.500 meter ke arah tenggara.

BACA JUGA:  Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki, 2 Warga Singapura dan 1 Warga Ternate

Data kegempaan Gunung Ile Lewotolok pada hari ini menunjukkan adanya 26 kejadian letusan, 28 kejadian hembusan, 1 kejadian hybrid/fase banyak, dan 4 kejadian gempa tektonik jauh.

Cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah hingga berawan dengan angin lemah ke arah barat dan barat laut, suhu udara berkisar antara 23–29°C.

Dengan kondisi tersebut, Syawaludin mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area radius 3 km dari kawah gunung. Warga juga diimbau mewaspadai potensi awan panas dan guguran lava dari sektor selatan, tenggara, timur laut, dan barat.

Warga diimbau tidak panik jika mendengar suara dentuman karena hal tersebut merupakan ciri khas aktivitas erupsi gunung api. Suara dentuman bisa menimbulkan getaran yang terasa hingga ke bangunan, terutama jendela kaca dan pintu.

BACA JUGA:  Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanis Muntah Setinggi 1.400 Meter

Selain itu, warga diimbau menggunakan masker dan melindungi diri dari abu vulkanis. Petugas juga menyarankan agar menghindari aktivitas di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu di gunung, karena berpotensi terjadi banjir lahar, terutama saat musim hujan.

Pemerintah daerah dan masyarakat juga diminta terus berkoordinasi dengan Pos PGA Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau PVMBG Badan Geologi di Bandung untuk update informasi resmi.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Dengan aktivitas vulkanik yang masih tinggi, penting bagi masyarakat untuk tetap memantau informasi terbaru tentang Gunung Ile Lewotolok dan mengikuti petunjuk evakuasi jika diperlukan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:24 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Kembali Erupsi, 26 Kali Letusan dalam 6 Jam

Berita Terbaru