HEMP adalah proses manajemen risiko yang memastikan bahwa bahaya/risiko terhadap tenaga kerja (tenaker), peralatan, properti dan lingkungan dapat dikendalikan dengan baik. Dalam kasus kegagalan kontrol, HEMP juga mampu meminimalisir dampak dari sebuah insiden.
Perbedaan HEMP dengan Risk Assessment yaitu HEMP merupakan proses manajemen risiko sedangkan risk assessment sendiri adalah salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan HEMP pada proses.
BACA JUGA: Soroti Pentingnya Sistem Mewakili Lingkungan Manufaktur Industri 4.0
Risk Assessment merupakan salah satu bagian dari kategori perangkat risk management, sama seperti HAZID, HAZOP, Job Safety Plan (JSP), Hazard Analysis (HAZARD) dan lain-lain.
Moderator workshop online Teddy Heryono, S.T menyimpulkan, keselamatan adalah salah satu pertimbangan penting dalam pemasangan equipment.
Kemudian Ir. Muhammad Riandhy Anindika Yudhy, S.T., M.Eng., IPM, ACPE dari Energy and Mineral Resources Division Forum Insinyur Muda PII Riau melanjutkan pembahasan dari sisi studi kasus HEMP dari salah satu penerapan dari prinsip HEMP di Industri, dimana contoh studi kasusnya adalah aplikasi metode HEMP dalam desain proteksi proses pada sumur Gas dengan penekanan pada desain SIS menggunakan standar industri API RP14C, IEC 61508 dan IEC 6151.
Peserta merasa puas dengan pemaparan yang diberikan langsung oleh Prof. Ir. Endra Joelianto, Ph.D., SMIEEE dan juga dari pemateri Ir. Muhammad Riandhy Anindika Yudhy, S.T., M.Eng., IPM, ACPE terkait implementasi dan studi kasus di lapangan.
Adapun workshop online ini diikuti oleh sekitar 90 peserta, yang berasal dari kalangan mahasiswa hingga praktisi pada bidang industri. Acara ini diharapkan dapat membantu para peserta, dalam menambah wawasan, edukasi dan penerapan secara langsung pada dunia industri. D|Red