Pariwisata Danau Toba Terganggu, Inalum Diminta Normalkan Alur Bendungan Sigura-gura

- Penulis

Kamis, 27 Maret 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mangaliat Simarmata, salah seorang Pemerhati Lingkungan Hidup dan Pariwisata Danau Toba. Foto: Ist

Mangaliat Simarmata, salah seorang Pemerhati Lingkungan Hidup dan Pariwisata Danau Toba. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Pariwista Danau Toba, Sumatera Utara pada libur lebaran Idul Fitri mendatang dipastikan terganggu jika permukaan air danau tak segera surut. Mangaliat Simarmata, salah seorang Pemerhati Lingkungan Hidup dan Pariwisata Danau Toba mendesak Pihak PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk membuka dan menormalkan alur air Danau Toba di Bendungan Sigura-gura.

“Pihak PT Inalum harap normalkan kembali alur keluarnya air Danau Toba di Bendungan Sigura-gura ke Sungai Asahan,” tulis Mangaliat Simarmata dalam surat terbukanya yang diterima Mediadelegasi, Kamis (27/3), di Medan.

Menurutnya, kondisi naiknya permukaan air Danau Toba mencapai lebih kurang 120 Centimeter belakangan ini cukup ramai diunggah dan dikeluhkan netizen sosial media. “Kondisi permukaan air, sangat menggangu area-area destinasi wisata di pesisir Danau Toba yang berdampak tidak baik bagi aktivitas masyarakat pada liburan Idul Fitri dalam waktu dekat ini,” katanya.

BACA JUGA:  Polsek Medan Area Ringkus Pencuri 2 Unit Pintu

Mangaliat Simarmata juga mengungkapkan Danau Toba bagai air dalam kuali. “Logisnya kalau airnya sudah kepenuhan tentu secara alamiah akan tumpah dan mengalir melalui Sungai Asahan. Kalaupun permukaan air Danau Toba naik akibat intensitas hujan yang tinggi, secara alamiah juga akan surut dalam waktu yang tak begitu lama,” papar Simarmata.

Jadi, katanya, jika permukaan air Danau Toba belum juga surut, kuat dugaan, kondisi ini dikarenakan pengaturan alur sungai di Bendungan Sigura-gura milik PT Inalum itu tidak normal.

Di bagian lain, Mangaliat Simarmata mengakui, volume air masuk ke Danau Toba cukup besar, boleh jadi akibat kawasan hutan penyangga yang babak-belur akibat aksi legal maupun illegal.

BACA JUGA:  Kunjungan Dirut Telkomsel Disambut Aksi Tolak: UMKM Sumut Bangkit Melawan

Dia juga menyebutkan, masyarakat terus menantikan realisasi janji pemerintah mengonservasi hutan penyangga Kawasan Danau Toba. “Berharap agar keseimbangan ekologi dan ekosistem di Kawasan Danau Toba kembali terpelihara dan operasional PT Inalum sebagai salah satu perusahaan negara tak terhalang karena sangat strategis sebagai sumber devisa Negara,” ujarnya. D|Red-06

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru

Pertamina Resmi Naikkan  Harga Pertamax. (Foto:Ist)

Jakarta

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 07:47 WIB