Ka SPKT Polsek Palipi Sukses Mediasi Dugaan Penganiayaan Antara Pemilik Warung dengan Pengendara

Sabtu, 23 November 2024 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir-Mediadelegasi: Polsek Palipi, Samosir (23/11/2024) – Polsek Palipi sukses menggelar mediasi atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan dua orang laki-laki dewasa warga Desa Urat Timur dan warga desa Suhut Nihuta Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, yakni AS (pelapor) dan MS (terlapor). Mediasi yang dipimpin langsung oleh PS. Ka SPKT Polsek Palipi, AIPTU Swandi Sinaga, berlangsung damai dan menghasilkan kesepakatan penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak.

Kejadian bermula ketika AS hendak melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya pada 21 November 2024 sekitar pukul 08.00 WIB di depan warung milik MS. Berdasarkan kronologi, insiden terjadi saat AS melintas menggunakan sepeda motor yang membawa jerigen berisi tuak. Ketika melewati depan warung MS, AS diduga menabrak seekor anjing milik MS. Hal ini memicu kemarahan pengunjung warung MS, yang akhirnya menyebabkan keributan antara AS dan para pengunjung. MS, yang mencoba melerai, justru diduga memukul wajah AS. Merasa keberatan, AS kemudian mendatangi Polsek Palipi untuk melaporkan kejadian tersebut.

BACA JUGA:  DPRD Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati Samosir Tahun 2019

Namun, setelah mendengar keterangan dari AS, AIPTU Swandi Sinaga menilai bahwa persoalan ini masih dapat diselesaikan melalui jalur mediasi. Dengan persetujuan AS, mediasi pun dilakukan di Polsek Palipi dengan menghadirkan sejumlah pihak, di antaranya Kepala Desa Suhut Nihuta Rudyanto Sinaga, Sekretaris Desa Urat Timur Junita Tamba, tokoh masyarakat, MS sebagai terlapor, serta keluarga dari kedua belah pihak.

Dalam proses mediasi, AIPTU Swandi Sinaga memimpin pembahasan mengenai pokok permasalahan. Pelapor dan terlapor membenarkan kronologi kejadian yang terjadi, sementara pemerintah desa dan tokoh masyarakat berupaya membujuk kedua pihak untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Hasilnya, kedua belah pihak sepakat berdamai dan menandatangani surat pernyataan bersama. Dalam pernyataan tersebut, mereka saling memahami, saling memaafkan, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.

BACA JUGA:  Sat Reskrim Polres Samosir Mengamankan Tersangka Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan di Bahal-Bahal Desa Hasinggaan

“Kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai. Kedua belah pihak saling memaafkan dan tidak menuntut secara hukum sesuai dengan aturan yang berlaku di NKRI. Hasil mediasi ini juga akan kami serahkan kepada Tiga Pilar Desa Plus yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat, agar kedua pihak tetap diawasi untuk mencegah konflik serupa,” ujar AIPTU Swandi Sinaga.

Ia juga menambahkan, “Kesuksesan mediasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai adat Dalihan Natolu tetap hidup dan mampu menjadi dasar penyelesaian konflik. Kami sebagai anggota Polri bangga dapat berkontribusi menjaga keharmonisan masyarakat.”

Dengan berakhirnya mediasi ini, rasa kekeluargaan antara AS dan MS kembali terjalin. Kasus ini menjadi contoh sukses upaya Polri dalam memberikan pelayanan berbasis pendekatan humanis dan kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam
Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP
Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades
HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman
Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat
Tim Gabungan Pemkab Samosir Hentikan Reklamasi Ilegal di Sempadan
Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
SMAN 1 Simanindo Keluar Sebagai Juara Turnamen Piala Bupati Samosir U-17
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:04 WIB

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam

Jumat, 25 September 2026 - 23:06 WIB

Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIB

Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB