Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat pria yang mengaku wartawan dan LSM, yakni AP, AA, PMS, dan ZK. Foto: mistar.id.

Empat pria yang mengaku wartawan dan LSM, yakni AP, AA, PMS, dan ZK. Foto: mistar.id.

Samosir-Mediadelegasi: Polres Samosir mengamankan empat pria yang diduga mengaku sebagai wartawan dan anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM). Keempatnya diamankan setelah diduga meminta sejumlah uang kepada kepala desa dan pihak sekolah di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Keempat pria tersebut diamankan di Desa Martoba, Kecamatan Simanindo, pada Rabu (16/9/2026). Setelah diamankan, mereka kemudian dibawa ke Mapolres Samosir untuk menjalani pemeriksaan terkait aktivitas dan dugaan permintaan uang kepada sejumlah pihak.

Plt Kasi Humas Polres Samosir Brigpol Gunawan Situmorang membenarkan adanya pengamanan terhadap empat orang tersebut. Menurutnya, keempatnya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Samosir.

“Benar, ada empat orang yang diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Unit Pidum Satreskrim Polres Samosir,” ujar Gunawan dilansir dari mistar.id, Rabu (16/9/2026).

Gunawan mengatakan, polisi masih mendalami keterangan dari para pihak yang terkait dengan kejadian tersebut. Penyidik juga masih memeriksa aktivitas keempat pria itu, termasuk dugaan permintaan uang kepada kepala desa dan pihak sekolah.

BACA JUGA:  Aquabike Jetski Danau Toba 2023 Siap Digelar

Sebelum diamankan, keempatnya disebut mendatangi sejumlah desa dan sekolah di wilayah Kecamatan Simanindo. Mereka disebut mempertanyakan pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), terutama yang berkaitan dengan program ketahanan pangan.

Ketua APDESI Kecamatan Simanindo, Jannes Rumahorbo, menyebut beberapa desa yang didatangi antara lain Desa Garoga, Tomok Parsaoran, Unjur, Martoba, Parmonangan, dan Tomok Induk. Kedatangan mereka kemudian menimbulkan keresahan di kalangan pemerintah desa.

Menurut Jannes, terdapat permintaan uang dengan nominal berbeda di sejumlah lokasi. Di Desa Garoga disebut diminta Rp1 juta, Tomok Parsaoran Rp1 juta, Unjur Rp600 ribu, Tomok Induk Rp200 ribu, dan SMA Negeri 1 Ambarita Rp700 ribu. Sementara di Desa Parmonangan, mereka disebut meminta makanan.

Jannes mengaku mengetahui aktivitas tersebut setelah mendapat telepon dari sekretaris desanya ketika sedang berada di SMA Negeri 1 Ambarita untuk membagikan masker. Ia kemudian mendapat informasi mengenai kedatangan sejumlah orang yang mengaku wartawan dan LSM serta mempertanyakan laporan pertanggungjawaban BUMDes.

BACA JUGA:  Sardo Sirumapea Menjabat Plt Kadishub Samosir

Sekretaris Desa Unjur, Roywijaya Manik, turut membenarkan bahwa kelompok tersebut datang ke desanya. Ia mengatakan, pihaknya didatangi dan dimintai uang sebesar Rp600 ribu dalam rangkaian aktivitas yang kini sedang didalami kepolisian.

Karena merasa aktivitas tersebut meresahkan, pihak APDESI Kecamatan Simanindo kemudian melaporkannya kepada polisi. Petugas selanjutnya mengamankan empat orang yang masing-masing berinisial AP (53), PMS (50), ZK (44), dan AA (43).

AP tercatat sebagai warga Jombang Ratus, Kecamatan Jombang Hataran, Kabupaten Simalungun. PMS dan AA merupakan warga Batu XI, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, sedangkan ZK merupakan warga Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Hingga Rabu malam, keempatnya masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Samosir. Polisi menyatakan hasil pemeriksaan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Ivan

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam
Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP
HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman
Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat
Tim Gabungan Pemkab Samosir Hentikan Reklamasi Ilegal di Sempadan
Pemkab Samosir Perkuat Sinergi Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
SMAN 1 Simanindo Keluar Sebagai Juara Turnamen Piala Bupati Samosir U-17
Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:04 WIB

Minggu 27 September 1987 – Minggu 27 September 2026: In Memoriam 39 Tahun Amin Aloysius Turnip, Menjaga Legacy Religi, Politik, Etnik, dan Kelestarian Alam

Jumat, 25 September 2026 - 23:06 WIB

Komnas PA Samosir Soroti Insiden Penertiban Kios Menara Pandang Tele, Tekankan Perlindungan Anak dan Evaluasi SOP

Kamis, 17 September 2026 - 12:14 WIB

Polres Samosir Periksa 4 Pria Diduga Peras Kades

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Serentak Se-Sumut, Pemkab Samosir Hadirkan Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Deli Serdang

Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?

Senin, 5 Okt 2026 - 14:47 WIB