Kejari Siantar Hentikan Tuntutan 4 Nakes Kasus Pemandian Jenazah Perempuan

- Penulis

Rabu, 24 Februari 2021 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siantar-Mediadelegasi: Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematang Siantar akhirnya menghentikan penuntutan terhadap 4 tenaga kesehatan (nakes), yang dipidana karena memandikan jenazah seorang wanita pasien suspek COVID-19. Dalam kasus tersebut, kejaksaan tidak menemukan unsur penodaan agama.

Kepala Kejari Siantar Agustinus Wijono menerangkan, terdapat kekeliruan jaksa peneliti dalam menafsirkan unsur-unsur pasal penodaan agama yang didakwakan kepada para terdakwa.

“Pada hari Ini, kami mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan sebagaimana yang kami sampaikan tadi,” kata Agustinus, Rabu (24/2/2021).

Dijelaskan Agustinus, dalam perkara yang menjerat 4 tenaga kesehatan itu tidak ditemukan 3 unsur pasar penodaan agama. “Jika salah satu unsur tidak terpenuhi, nantinya pengadilan pasti dibebaskan pengadilan,” pungkasnya.

Adapun 3 unsur itu, terang Agustinus yakni, tidak ditemukannya unsur kesengajaan penodaan agama dalam memandikan jenazah Zakiah, pasien suspek COVID-19.

BACA JUGA:  Belum Menyadari Bahaya Covid-19, Petugas Pengangkut Sampah Nekad Tanpa ADP

Kemudian unsur yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

“Bahwa perbuatan itu murni dilakukan untuk melaksanakan tugas, berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas Kota Pematang Siantar Nomor 800/9152/IX/2020 Tanggal 1 September 2020,” terangnya.

Selanjutnya unsur perbuatan di muka umum. Agustinus melanjutkan, bahwa pemandian jenazah yang dilakukan 4 tenaga kesehatan itu tidak dilakukan dimuka umum.

Kasus tersebut bermula saat tenaga medis pria di RSUD dr Djasamen Saragih itu memandikan jenazah wanita suspek Covid-19 bernama Zakiah. Suami pasien yang mengetahui itu keberatan.

Ia membawa hal itu ke pihak berwajib. Belakangan, ke empat tenaga kesehatan tersebut ditetapkan tersangka dan sekarang berkas sudah P21 di Kejaksaan Negeri Siantar.D|PS-red

BACA JUGA:  Ketua PN Siantar : Bisa Melahirkan Pemimpin Berspiritualitas dan Berintegritas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Armada Pemadam Bertambah Jadi 8 Unit: Damkar Siantar Diminta Garda Terdepan oleh Wali Kota Wesly
Pematangsiantar Percepat Distribusi Program MBG
Wali Kota Wesly Lantik 3 Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya
Wali Kota Wesly Ajak Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persaudaraan, dan Kasih
GPBN Siantar Geram! Tudingan Mangatas Silalahi Disebut Hoaks, Nama Bobby Nasution Dipastikan Tak Terlibat
Pemko Pematangsiantar Tertibkan Operasional PO Bus secara Humanis
Natal ASN Pemko Pematangsiantar
Bantuan Kemanusiaan Pemko Pematangsiantar Tiba di Sibolga-Tapteng

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:06 WIB

Armada Pemadam Bertambah Jadi 8 Unit: Damkar Siantar Diminta Garda Terdepan oleh Wali Kota Wesly

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:08 WIB

Pematangsiantar Percepat Distribusi Program MBG

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:48 WIB

Wali Kota Wesly Lantik 3 Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:43 WIB

Wali Kota Wesly Ajak Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persaudaraan, dan Kasih

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:25 WIB

GPBN Siantar Geram! Tudingan Mangatas Silalahi Disebut Hoaks, Nama Bobby Nasution Dipastikan Tak Terlibat

Berita Terbaru