Mendengar pengakuan petani setempat, lanjut Oloan, sebagian dari rombongan penasaran dengan kondisi bawang itu dan mengambil beberapa biji dan dengan kalimat bercanda menyebut bibit bawang yang gagal tanam tersebut sangat mirip dengan mainan lato-lato, sehingga dia ikut serta memperagakannya menjadi mainan mirip lato-lato.
“Dari pengakuan petani setempat, bibit bawang putih tersebut sudah rusak dan busuk sehingga tidak ditanam. Sudah beberapa kali kegiatan pembudidayaan tanaman bawang putih dilakukan di lahan food estate, ternyata selalu mengalami kegagalan,” ujarnya.
Oloan yang juga Wakil Bupati Humbahas saat itu juga mendapat penjelasan dari petani bahwa lahan food estate yang diresmikan Presiden Jokowi itu tidak cocok ditanami bawang putih.
Selain itu, PH tanah di lokasi lahan food estate juga tidak cocok untuk tanaman bawang putih. Dan itu sudah terbukti beberapa kali program pertanaman bawang putih dibuat selalu mengalami kegagalan.
“Saat ini kondisi infrastruktur jalan menuju food estate sudah sangat bagus. Namun sangat disayangkan, lahan-lahan di sana saat ini sebagian besar tidak terawat,” ujarnya.
Ia berharap kepada instansi pemerintah terkait dapat segera mencari solusi untuk mengatasi masalah bibit bawang putih yang gagal tanam di area food estate tersebut. D|Has-100