Kominfo: Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet Hoax

vaksin mengandung magnet
internet

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa logam yang menempel di kulit merupakan bagian kulit yang lembab. Biasanya hal itu disebabkan oleh banyaknya kandungan keringat di area tersebut.

Siti mengatakan pecahan logam seribu rupiah itu terbuat dari bahan nikel, bukanlah terbuat dari logam yang bisa menempel bila adanya daya tarikan magnet.

Selain isu hoax yang vaksin Covid-19 mengandung magnet, beredar juga sebuah unggahan berbahasa Thailand yang memuat informasi seputar kiat-kiat yang diklaim untuk mencegah efek samping vaksinasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Dalam informasi itu disebut pasien yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 tidak boleh minum kopi sebelum disuntik vaksin Sinovac, mengonsumsi minyak ikan selama 1-2 minggu sebelum vaksin AstraZeneca, serta makan satu cangkir natto (kacang Jepang) sebelum vaksinasi.

Informasi hoax tersebut dianggap tidak mendasar karena tidak ada alasan orang tidak bisa minum kopi sebelum menerima vaksin Covid-19. Hal itu diungkap oleh Dokter Spesialis Penyakit Menular di Universitas Chulalongkorn Thailand, Thiravat Hemachudha.

Selain Thiravat, seorang profesor di Departemen Pencegahan dan Pengobatan Sosial di Universitas Chulalongkorn, Thira Woratanarat mengatakan tidak ada bukti akademis bahwa minyak ikan dapat meminimalkan efek samping dari vaksin Covid-19.

Pos terkait