Wakil Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi kemajuan Bank Sumut. Pakta Intergiritas ini diharapakan jangan hanya sekadar seremoni, namun harus menjadi motivasi untuk menghindari upaya korupsi.
“Upaya ini kita laksanakan dari keinginan Bank Sumut, agar lebih profesional, mandiri dan semangat baru, tidak terintervensi dengan hal-hal negatif, bisa bekerja dengan leluasa dan meningkatkan PAD yang nantinya berdampak positif terhadap pemerintah provinsi dan masyarakat,” katanya.
Lili juga mengingatkan manajemen Bank Sumut untuk dapat bertindak tegas terhadap manajemen yang nakal dan mencoba bermain dalam upaya korupsi. Menurutnya, hal ini dapat dilakukan dengan membentuk satuan tugas (Satgas) yang nantinya akan memantau segala upaya tersebut.
Dirut Bank Sumut Muchammad Budi Utomo dalam kata sambutanya menyatakan, dalam upaya meningkatkan kinerja bisnis Bank Sumut, pihaknya menjalin kerja sama dengan stakeholder dalam proses bisnis, seperti aktivitas penghimpunan dana, penyaluran kredit, layanan jasa pembayaran, pengadaan barang dan jasa serta aktivitas pekerjaan lainnya.
“Semoga dengan penandatanganan pakta integritas ini dapat semakin memerkuat budaya anti korupsi, yang nantinya untuk kemajuan Sumut,” katanya. D|Med-GH